|
Pengusaha Sablon di Tangerang Dirampok
Sabtu, 04 Juni 2005 | 12:38 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Empat kawanan perampok bersenjata tajam menggasak habis barang berharga rumah seorang pengusaha percetakan sablon yang terletak di Jalan Karang Mulya Utama, Kecamatan
Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (4/5) dinihari.
Dalam aksi tersebut kawanan perampok membawa kabur harta berharga milik korban : perhiasan berlian 40 gram, lima unit telepon, 50 dolar uang Australia, 20 dolar AS, uang tunai Rp 500 ribu dan paspor serta ATM.
Dalam aksinya perampok juga menyekap satu keluarga, Didi Krisnando (55), Martina (50) suami istri dan anaknya Reno (20) dalam satu kamar dengan tali diikat dan mulut dilakban. Kerugian diperkiran mencapai puluhan juta.
Peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 04.10 WIB. Saat itu satu keluarga tengah tertidur lelap. Tiba-tiba empat tamu tak diundang masuk ke dalam rumah dengan cara memotong paksa gembok gerbang rumah. Setelah berhasil masuk garasi, perampok mencoba mencongkel pintu depan dengan mengggunakan linggis. Namun gagal,
sehingga penjahat itu masuk melalui pintu jendela samping kamar Reno.
Kedatangan mereka ternyata tidak didengar sama sekali oleh Reno yang tengah tertidur pulas. Tanpa kesulitan kedua tangan Reno langsung diikat dengan kabel charger hanphone milik korban oleh pelaku.
Saat itu, Reno diminta untuk menunjukkan kamar kedua orang tuanya sembari menyuruh untuk membangunkannya. Mendengar suara panggilan Reno dari luar, Didi dan Martina terbangun dan membuka pintu. Baru selangkah keluar dari pintu, salah seorang menodongkan golok kearah Didi. Di bawah ancaman, satu keluarga ini diminta tidak melawan, kalau tidak mau dilukai.
Setelah melumpuhkan mereka dalam satu kamar dengan tangan terikat dan mulut dilakban. Pelaku dengan leluasa
mengacak-acak seluruh isi rumah. Dalam waktu cepat
akhirnya pelaku berhasil menguras semua harta
korban.
Joniansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|