|
Panwas Depok Diancam Akan Dibunuh
Jum'at, 03 Juni 2005 | 15:30 WIB
TEMPO Interaktif, Depok:Kepala Bidang Pengawasan Panitia Pengawas Kota Depok, Yoyo Effendi, menerima pesan pendek (SMS) dan telepon berisi ancaman dari pria tak dikenal bernama Soni atau Toni dengan menggunakan nomor Flexi ke telepon genggamnya.
"Kamis (2/6) malam, pukul 19.30 WIB pria itu mengatakan jangan sampai di Pilkada ini ada nyawa yang melayang. Tolong Pak Yoyo jangan banyak oceh lo, omongan lo bukan atas nama lembaga," kutip Yoyo tentang isi telepon itu kepada wartawan, usai rapat kerja dengan Komisi Pemerintahan di Depok, Jumat (3/6).
Yoyo mengatakan, sebelumnya juga menerima pesan singkat dari nomor yang sama berisi: "jangan macam-macam, gue matiin lo." Ia curiga ancaman SMS itu ada hubungannya dengan pernyataannya tentang beberapa temuan, di antaranya indikasi 10 PNS Kota Depok tidak netral, wacana penundaan Pilkada, dan pernyataan soal kalender.
Panwas mengatakan akan meminta bantuan Roy Suryo, ahli telematika, untuk menyelidiki pemilik nomor tersebut. Selain telepon dan SMS, Yoyo mengatakan, kemarin dua orang pria tak dikenal dengan wajah menyeramkan juga mencarinya ke kantor Panwas. "Tapi, saya sedang tidak ada, jadi mereka hanya menemui office boy," katanya.
suliyanti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|