|
Pukul Sopir Bus, 27 Pelajar Ditangkap Polisi
Rabu, 01 Juni 2005 | 17:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 27 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Wiyata Mandala di Jalan Swasembada Timur XIII, Jakarta Utara ditangkap aparat Polres Metropolitan Jakarta Utara di depan halte Ampera Jl Yos Soedarso, Rabu (1/6) siang. Sebab, seorang dari mereka telah memukul kepala Parpunguan Aritonang, sopir bus AC 65 jurusan Blok M - Tanjung Priok, dengan balok berpaku.
Insiden itu bermula ketika seorang pelajar tiba-tiba menghadang laju bus yang dikendarai Parpunguan menuju arah perempatan Mambo, Tanjung Priok. Karena dalam kecepatan tinggi, laju bus tak bisa berhenti persis di depan halte.
Mungkin merasa kesal karena bus tidak berhenti seperti yang diinginkan, beberapa pelajar lainnya melemparkan batu ke arah bus sehingga kacanya pecah. Para penumpang pun panik dan ketakutan melihat aksi para pelajar ini.
Parpunguan pun segera menghentikan busnya dan menghampiri para pelajar. Namun, Ilham, pelajar kelas III, langsung menyambutnya dengan melayangkan sebatang balok kayu berpaku ke bagian kiri kepalda Parpunguan. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapat jahitan.
Polisi yang kebetulan melintas di TKP langsung menangkap 27 pelajar yang bergerombol di sana. “Gara-gara para pelajar itu, saya harus mengganti kaca yang pecah. Harganya Rp 425.000,” kata Parpunguan. Ewo Raswa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|