Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

DPRD Tangerang Kecam Pemda Soal Kurang Gizi
Rabu, 01 Juni 2005 | 17:15 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dinilai anggota Komisi B DPRD Kabupaten Tangerang, Sobri, lamban dalam menangani krisis kekurangan gizi. Akibatnya ribuan balita di Kabupaten Tangerang menjadi korban. "Kalau pemerintah tanggap dan penanganannya terprogram jumlahnya tidak akan mencapai banyak seperti itu,"ujarnya, Rabu (1/6).

Menurut Sobri, penanganan kekurangan gizi dan gizi buruk balita di Kabupaten Tangerang sudah terlihat hasilnya. "Karena anggaran untuk perbaikan gizi pada balita itu selalu ada dan nilanya cukup besar,"katanya. Pada APBD 2005 ini, pemerintah daerah menganggarkan dana sebesar Rp 30 milyar lebih untuk bidang kesehatan. "Khusus penanganan dan penanggulangan gizi sebesar Rp 240 juta dan penanggulangan rawan pangan Rp 175 juta,"katanya.

Anggaran itu belum termasuk bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah propinsi banten. "Semestinya 70 persen dari balita bergizi buruk itu sudah tertangani,"kata Sobri. Nyatanya, sebanyak 1.159 balita di Kabupaten Tangerang dinyatakan dalam keadaan gizi buruk atau pada tahap mendekati busung lapar.

Berdasarkan hasil bulan penimbangan Balita akhir 2004 dan sepanjang 2005 ini tercatat 1.159 bayi gizi buruk dan 17.926 bayi bergizi kurang dari 28.6628 jumlah Balita yang ditimbang. Besarnya jumlah balita yang
mempunyai gizi buruk dn gizi kurang saat ini, Kata Sobri, sudah pada tahap sangat memprihatinkan. "Gizi kurang saja sudah sangat memprihatinkan apalagi gizi buruk,"kata anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Joniansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ]. Suasana penderita sroke yang sedang menjalani terapi  di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ].
Stroke
Stroke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Krisis Gizi di NTT, Jangan Hanya Salahkan Dinas Kesehatan
Tak Bisa Bawa Istrinya Pulang, Pamompoan Laporkan RSCM
45 Anak di NTT Menderita Busung Lapar
Di Tangerang Ditemukan Flu Burung pada Babi
Rp 150 Miliar untuk Penanganan Busung Lapar
Menteri Kesehatan Bagikan Kartu Askes kepada Penderita Busung Lapar
Menteri Kesehatan : Busung Lapar di NTB, Aneh
Penderita Gizi Buruk NTB Terburuk di Indonesia
Korban Meninggal Busung Lapar Bertambah
Bio Farma Akan Jelaskan Vaksin Polio
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data