|
Puluhan Ribu Warga Depok Tidak Terdaftar Pilkada
Rabu, 01 Juni 2005 | 14:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Koordinator Gerakan Pemuda Depok Cahyo Putranto menemukan sekitar 20.000 warga Depok tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPUD Depok. "Jumlahnya belum fix, kami masih mengumpulkan data di lapangan," kata Cahyo kepada Tempo di Depok, Rabu (1/6).
Cahyo menyesalkan tindakan petugas pantarlih yang tidak melakukan pemutakhiran data ke rumah-rumah warga. Dia mencontohkan wilayah tempat tinggalnya di RW 20 Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Sukma Jaya.
Indonesian Youth Movement Center (IYMC) baru-baru ini juga melaporkan sekitar 30 persen mahasiswa tingkat I UI belum terdaftar sebagai pemilih. "Padahal rata-rata mereka sudah lebih dari 6 bulan kost di wilayah Depok," ujar Achmad Nur Hidayat salah seorang pimpinan IYMC.
Budianto, seorang petugas data entry di Kelurahan Depok Jaya mengatakan, hingga kini masih mengentry DPT walau jumlahnya sudah disahkan KPUD pada tanggal 20 Mei lalu sebanyak 899.419 orang. "Kami hanya copy paste data pemilih warga Depok dari DPT Pemilihan Presiden tahun 2004 lalu, tidak ada cross check ke warga," kata Budi.
Budi berharap KPUD memperpanjang dan membuka kembali pencatatan pemilih. Budianto yangjuga anggota LSM Lembaga Independen Pemantau Pilkada (LIPP) itu memandang, jika KPUD hanya ingin copy paste, seharusnya mengambil data Pemilu legislatif, bukan Pemilu Presiden. "Karena pemilih Legislatif Tingkat II 'kan warga Depok, sedangkan pemilih Presiden sifatnya nasional," ujarnya. suliyanti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|