|
Metro
POM AL Minta Syam Serahkan Diri
Rabu, 01 Juni 2005 | 12:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Laut meminta buron terpidana pembunuh Budiharto Angsono, bos Asaba, Letnan Dua Syam Ahmad Sanusi menyerahkan diri. Menurut Komandan POM AL Brigadir Jenderal Soenarko G.A., aparat POM sudah mengetahui persembunyian mantan perwira pertama Marinir TNI AL tersebut.
"Untuk Syam, saya mengimbau agar menyerahkan diri," kata Soenarko kepada wartawan seusai serah terima jabatan Komandan Sesko AL di Jakarta, Rabu (1/6). Ia menyatakan pihaknya tidak akan segan menindak keras Syam jika tidak segera menyerahkan diri.
Menurut Soenarko, Syam kemungkinan besar masih berada di wilayah Jakarta dan berpindah-pindah lokasi. "Kami sudah mengetahui lokasi (persembunyian) nya dan tinggal menunggu waktu (kami tangkap)," kata dia.
Kemarin, POM AL dan aparat Polda Jatim berhasil menangkap Kopral Dua Suut Rusli di daerah Malang Jawa Timur. Ia bersama Syam kabur dari tahana POM Pangkalan Utama II pada 5 Mei lalu.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebijanto menyatakan kegembiraannya atas penangkapan Suut. Khusus untuk Syam yang masih buron, Slamet meminta jajarannya untuk melanjutkan pengejaran.
"Dia (mantan) pasukan khusus dan kemampuannya tinggi jadi kami (akan) berusaha keras," katanya. Agus Supriyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|