|
Jakarta
Data Penderita AIDS Jakarta Timur Simpang Siur
Senin, 30 Mei 2005 | 22:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hingga kini data penderita HIV/AIDS di Jakarta Timur masih simpang siur karena laporan tidak langsung masuk ke Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur. Data yang tercatat di Suku Dinas kini sebanyak 60 penderita untuk tahun 2004.
Menurut Koordinator Penanganan Penyakit HIV AIDS Suku Dinas Kesehatan Masyarakat, Bambang Satrio Wibowo, instansinya tidak selalu menerima laporan dari rumah sakit di Jakarta Timur. "Kebanyakan rumah sakit di Jakarta Timur atau di Jakarta langsung lapor ke Dinas Kesehatan, kemudian mereka memilah dan memberikan kepada kami," kata Bambang hari ini (30/5).
Menurut Bambang, dari hasil Zero Survey tahun 2000 hingga 2003 tercatat 369 tersangka HIV/AIDS. Tahun 2004 tidak dilaksanakan survei dan tahun 2005 baru akan dilaksanakan pada Agustus atau September mendatang.
Sementara, untuk tahun 2004 sejak Januari hingga Desember tercatat 60 tersangka HIV/AIDS. Tapi, "Saya tidak tahu berapa yang HIV, berapa yang AIDS," kata dia.
Kesimpangsiuran data ini juga terlihat dari data masing-masing rumah sakit yang melaporkan pasien yang berobat karena HIV/AIDS ini. Misalkan, di RS Duren Sawit, sejak Januari hingga Desember 2004 tercatat 208 penderita dengan 56 penderita AIDS. Sementara, di RS Persahabatan sejak 1987 hingga Mei 2005 ini dilaporkan 338 tersangka HIV/AIDS.
Dian Yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|