|
Tangerang
Dua Bocah SD Hilang Diduga Dibawa Kabur Guru Ngaji
Jum'at, 27 Mei 2005 | 16:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nasib dua anak asal Kampung Sawah Dalam RT 01/05, Kelurahan Panunggangan Utara, Pinang, Tangerang, bernama Tomi Umaroh, 12 tahun, dan Romadona, 10 tahun belum diketahui sampai Jumat (27/5). Dua kakak beradik yang masih sekolah di SD Pinang itu sejak Rabu (18/5) menghilang dari rumahnya.
Sang ibu, Minah, 39 tahun, kemudian melaporkan kehilangan dua anaknya ke Polsek Cipondoh, Kamis (26/5) malam. Kepala Polsek Cipondoh AKP Harlin Pangaribuan telah menerima laporan orang tua korban, kini pihaknya masih melakukan pelacakan terhadap seseorang yang dilaporkan membawa lari kedua anak itu.
"Tersangka melanggar pasal 330 KUHP karena membawa lari anak dibawah umur dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun," kata Harlin.
Sampai saat ini polisi masih mencari keberadaan Ustad Yono yang dicurigai membawa kabur Tomi dan Romadona. Lelaki asal Banyuwangi, Jawa Timur itu diketahui telah hidup menetap di Pinang sejak enam bulan lalu dan menumpang di rumah mertua Minah.
Diceritakan Minah, dua anaknya awalnya pamit pergi ke rumah uwanya, Minan di daerah Panunggangan Utara. Dipikirnya kedua anaknya menginap di rumah kerabatnya, Minah tidak terlalu cemas.
Tetapi setelah beberapa hari tidak pulang, ia gundah dan mendatangi rumah kakaknya itu. Betapa kagetnya Minah setelah tahu dua anaknya tidak pernah datang ke rumah Minan. Minah lalu mengecek rumah Sanadi, kawan sepermainan Tomi.
Dari Sanadi diperoleh informasi bahwa sejak beberapa hari lalu, sekitar pukul 20.30 WIB, Tomi dan Romadona diajak Ustad Yono berjalan kaki ke arah jembatan tol Sawah Dalam. Kedua bocah itu menurut Sanadi sempat diciumi Yono yang menjadi guru ngaji mereka.
Ayu Cipta-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|