|
Jakarta
Buruh Garmen Tuntut Pembayaran Pesangon
Kamis, 26 Mei 2005 | 16:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 350 orang buruh PT Benoli Inti Karya yang bergerak di bidang garmen menuntut pembayaran pesangon setelah perusahaan tutup pada 23 Mei lalu dengan alasan pailit. Mereka menggelar aksinya di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja, Jakarta Utara, sejak pukul 11.00 WIB, hari ini, Kamis (26/5). Sebelumnya, buruh telah diliburkan selama satu bulan, tanpa alasan yang jelas.
Juru bicara aksi Murdiyanti mengatakan buruh hanya ingin dipertemukan dengan pimpinan perusahaan, Lili Pong, pengusaha asal Korea Selatan. Tujuannya, "kami ingin tahu alasan perusahaan tutup," kata Murdiyanti disela-sela unjuk rasa.
Selama ini, kata dia, telah dilakukan beberapa kali pertemuan dengan pihak perusahaan. Namun, hanya diwakili oleh bagian personalia saja. "Personalia juga tidak bisa membuktikan perusahaan pailit," katanya. Ironisnya, menurut Murdiyanti, selama periode penutupan telah banyak aset perusahaan yang hilang. Misalnya, dua mobil box, 11 mesin jahit, dan beberapa buah komputer. Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui penyebab kehilangan.
Hingga berita ini dibuat, pihak perusahaan tidak bisa dimintai keterangan. Ketika Tempo mencoba menghubungi kantornya, salah seorang petugas keamanan hanya mengatakan, "Perusahaan sedang libur. Personalia tidak ada ditempat".
Ewo Raswa-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|