Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Ratusan Orang Tuntut Pemerintah Cabut PP 36/2005
Rabu, 25 Mei 2005 | 14:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar seratus orang yang menamakan dirinya Jaringan Rakyat Miskin Kota, siang ini (25/5) berunjuk rasa di Depan Istana Negara. Mereka menuntut agar pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2005 Tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Mereka datang dari berbagai tempat di dengan menggunakan metro mini, kopaja, mikrolet, dan sepeda motor dan memulai aksi pada pukul 11.00 WIB dari depan gedung Indosat. Mereka berjalan ke Jalan Medan Merdeka Barat dan berakhir di pertigaan Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, dan Jalan Medan Merdeka Utara, atau tepat di depan Istana Negara.

Beberapa spanduk dan pamflet yang mereka bawa, antara lain berisi tulisan "Perpres 36/05 Gusur Tanah Rakyat", "Beberapa Kampung Miskin Kota Terancam Perpres 36/05", "Cabut Perpres Produk Pemerintah Otoriter".

Menurut koordinator lapangan aksi itu, Rasdullah, peraturan ini berpotensi mengancam 1,77 juta jiwa lebih rakyat miskin Jakarta. "Jumlah sebanyak itu akan tergusur oleh beberapa proyek yang mengatasnamakan pembangunan untuk kepentingan umum. Misalnya proyek jalan tol di Penjaringan Jakarta Utara, warga Muara Baru oleh proyek normalisasi Waduk Pluit, dan 1,2 juta terancam oleh proyek reklamasi pantura di lima kecamatan di Jakarta, serta masih banyak proyek-proyek lain," paparnya di sela-sela aksi mereka.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka meminta agar pemerintah segera mencabut Peraturan itu, mengajak seluruh rakyat menjadi bagian dari satu juta pengaju uji material Peraturan itu.

Raden Rachmadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Polisi sedang mengangkat sisa-sisa kebakaran/ nertuliskan sanken  pada kerusuhan di Glodok yang dipicu oleh razia Trantrib Jakarta Barat terhadap pedagang vcd bajakan/porno, Jakarta 13 Mei 2000  [Tempo/ Bernard Chaniago; 29d/381/2000; 2000/05/17]. Polisi anti huru hara, massa dan sisa-sisa kerusuhan Glodok yang dipicu oleh razia Tantrib Jakarta Barat terhadap pedagang vcd bajakan/ porno, Jakarta, 13 Mei 2000. [TEMPO/ Bernard Chaniago; 29d/380/2000; 2000/05/17]<br>Dimuat majalah TEMPO 20000521-027
Kerusuhan Glodok,
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPU Depok Segera Umumkan Pemenang Lelang Logistik
Calon Wali Kota Depok Dikawal Dua Polisi
Mahasiswa Tuntut Kejagung Usut Penjahat Perbankan
Kelompok Miskin Kota Demo ke Istana
Protes Pemberitaan, 328 Kepala Desa Datangi Kantor Koran Satelit News
Demonstrasi Pelecehan Al-Qur’an Berakhir Tertib
Mahasiswa HMI IAIN Alauddin Sweeping Warga AS di Hotel
Mahasiswa Minta Gubernur Ganti Direksi PT Bukit Asam
Pelayanan Medis di RS Pasar Rebo Kembali Normal
Karyawan Texmaco Demo ke Depkeu
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data