|
Bogor
Balita Disweeping Polio Sampai ke Terminal
Kamis, 19 Mei 2005 | 02:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar seratus ribu anak di bawah lima tahun (balita) di Kota Bogor akan disweeping untuk diberi vaksin polio. Imunisasi akan di lakukan selama sepekan mulai 31 Mei mendatang. Imunisasi massal merata di berbagai tempat, mulai dari pos yandu, perumahan penduduk, taman kana-kanak, sampai terminal Baranangsiang dan stasiun Bogor.
?Selama sepekan kami akan melakukan mopping-up atau bergerak terus untuk memberikan vaksin polio,? kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Triwandda
Elan.
Insya Allah, Triwandda menambahkan, ?Tidak ada balita atau batita yang terlewat untuk diberikan vaksin polio secara gratis.? Untuk melakukan imunisasi pihaknya menerjunkan 2.739 kader pelaksana, 1.288 tenaga sweeping, tempat-tempat umum sebanyak 102 orang, 350 supervisor, serta sekitar 200 tenaga medis dan dokter.
Semua personil dibagi dalam 884 pos yandu, 51 tempat umum (seperti pasar, terminal, dan stasiun), 145.505 rumah, 3.082 Rukun Tetangga dan 105 Taman Kanak-kanak (TK). Iimunisasi polio juga dilakukan di pos Mopping-up di sejumlah rumah sakit, puskesmas, rumah bersalin, dokter spesialis anak, dan pos terpadu.
Menariknya, untuk memberi ciri anak balita yang sudah mendapatkan imunisasi polio setiap anak akan diberi tanda dengan kutek pada jari kelingking kirinya. ?Jadi, bayi anak balita yang sudah diberi kutek berarti ia sudah diberi imunisasi polio,? kata Kepala Bidang Penanggulangan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Masyarakat, dr. Sri Pinantri Hanum.
Ia juga menjelaskan, bagi anak blita yang pernah diberi imunisasi beberapa bulan sebelumnya juga akan diberikan lagi. Berdasarkan data kegiatan Pekan Imunisasi Nasional tahun 2002 di Kota Bogor tercatat 80.623 anak balita, diperkirakan tahun 2005 jumlahnya mencapai 100 ribu anak Balita.
Pada tahun 2002 lalu Dinas Kesehatan Kota Bogor telah melakukan imunisasi polio sebanyak 74 persen, tahun 2003 sebesar 98,2 persen, tahun 2004 sebesar 89,3 persen. Sedangkan imunisasi 2005 akan dilakukan dengan target 100 persen.
Dari Jakarta dilaporkan, sebanyak 67 ribu balita di wilayah Jakarta Pusat akan diimunisasi. Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Pusat Sugandi, imunisasi itu akan dilakukan serentak bersamaan dengan imunisasi masal di tiga provinsi, pada 31 Mei dan 28 Juni.
?Kami sedang menyiapkan 1.200 pos pelayanan imunisasi,? kata Sugandi. Satu pos dipersiapkan untuk tiga sampai empat RT. ?Bila dihitung-hitung, kami harus menyiapkan sekitar enam ribu tenaga,? ungkap Sugandi.
Kepada masyarakat, dia meminta agar tidak gelisah. "Yang penting, jika di masing-masing keluarga ada balita yang belum diimunisasi polio, segera datang ke pos pelayangan imunisasi, menjaga kebersihan lingkungan. Jika kelihatanan ada gejala polio, segera bawa ke puskesmas," ujarnya.
Deffan Purnama/Raden Rachmadi-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|