|
Jakarta
Polda Metro Jaya : Tak Ada Ancaman Bom Bunuh Diri
Rabu, 18 Mei 2005 | 18:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyatakan Jakarta dalam kondisi aman. "Masyarakat dan orang asing yang ada di Jakarta tidak usah takut,"ujar juru bicara Polda Metrojaya Komisaris Besar Tjiptono, Rabu (18/5).
Kepala Polda Metrojaya Inspektur Jendral Firman Gani, menurut Tjiptono, memerintahkan para Kepala Kepolisian Resor untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Diantaranya dalam bentuk peningkatan operasi kilat jaya yang dimaksudkan sebagai operasi senjata tajam dan senjata api.
Selain itu, Tjiptono menambahkan juga dilakukan peningkatan pengamanan terhadap kedutaan, objek vital, hotel, mal selama ini yang dilakukan sehubungan dengan belum ditangkapnya dua buronan Nurdin M Top dan Azahari, dipertahankan dan lebih ditingkatkan.
Pemerintah Australia hari ini mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) agar warganya menghindari sekolah internasional, kedutaan besar, area perkantoran dan mal di Jakarta. Alasannya, ada pemerintah Australia mengaku mendapat informasi dari Polda Metro Jaya, kemungkinan akan adanya bom bunuh diri yang dilakukan dua teroris asal Malaysia yang belum tertangkap.
Sehubungan dengan adanya travel warning yang dikeluarkan Australia, Tjiptono mengaku sudah membacanya. "Tertulis hal itu dilakukan atas informasi dari Jakarta Metropolitan Police (Polri). Padahal kalau Polri itu Indonesian National Police," tutur Tjiptono. Ia memberikan klarifikasi bahwa Polda Metrojaya tidak pernah secara resmi menyatakan adanya ancaman bom bunuh diri di Jakarta.
Tjiptono menambahkan selama dua buronan itu belum tertangkap, potensi ancaman bom tetap ada. "Kami mengharapkan partisipasi masyarakat dalam membatasi ruang gerak dan syukur-syukur menangkap dua buronan itu,"kata Tjiptono. Jajaran Intelijen juga diperintahkan untuk lebih menitikberatkan pengawasan pada kantong atau tempat persembunyian dua buronan itu terutama di daerah pinggiran kumuh.
Indriani Dyah S
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|