|
Metro
Korban Pencopetan Malah Dipukuli Massa
Rabu, 11 Mei 2005 | 18:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nasib apes menimpa Sulaeman Harahap alias Ucok, mahasiswa Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Sapta Taruna. Tak hanya kehilangan beberapa barang berharga karena dicopet, tapi wajahnya pun harus babak belur dihajar massa gara-gara salah mengira si pencopet.
Peristiwa naas ini terjadi saat Sulaeman bersama temannya, Kuro, naik bus P46 jurusan Kampung Rambutan-Grogol dari Slipi, Selasa (9/5) malam. Ketika hendak turun di Putaran Kalimalang di depan Kampus STT Sapta Teknologi, keduanya dihalang-halangi oleh tiga pemuda.
Di kampus, Ucok baru sadar telah dicopet, ketika tahu tasnya robek. Uang dan HP Nokia seri 3200 pun lenyap. Ia dan teman-temannya langsung mengtur strategi untuk mencari kawanan pencopet tadi. Ketika di pangkalan taksi melihat seseorang bertampang agak sangar, Ucok pun lantas menudingnya sebagai pencopet.
Ternyata orang itu adalah timer taksi. Melihat kejadian itu beberapa teman si timer balik menyerang Ucok dan nyaris menelanjanginya. Untuk melerainya, teman-teman Ucok meminta massa membawanya ke Polsek Jatinegara. “Saya menemani sampai jam 03.00,” ujar Fauzan, salah satu teman Ucok. Dian Yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|