Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Sekolah Tetap Boleh Terima Dana Hibah
Selasa, 10 Mei 2005 | 22:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kasus penyelewengan dana hibah block grant di SMP Negeri 232 Jakarta Timur, bersifat kasuistis. Dinas Pendidikan tetap membolehkan sokolah menerima dana tersebgut.

Syaratnya, kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Pusat Istaryatiningtyas, penerimaan harus mengacu pada petunjuk teknis. Aturan ini tercantum dalam Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta Nomor 230 Tahun 2005.

Dana hibah untuk sekolah dasar di Jakarta Pusat pada tahun ini sebesar Rp 22,9 miliar lebih. Biaya sebesar itu, untuk kegiatan pendidikan 70.058 siswa dari 288 SD. “Sedangkan hibah sebanyak 26.290 siswa SMP sebesar Rp 10,1 miliar. Biaya ini langsung masuk ke rekening masing-masing sekolah,” katanya, Selasa (10/5).

Dia menjamin tidak ada potongan sepeser pun. Dana itu, kata Istaryatiningtyas, akan terkucur setiap bulan ke rekening sekolah. “Tahun 2005 baru keluar Maret sekaligus tiga bulan," ujarnya.

Tidak semua SD di Jakarta Pusat menerima dana hibah.
"Ada enam sekolah yang jumlah siswanya di bawah 100 orang. Mereka tetap mendapatkan subsidi untuk 150 orang. Kelebihannya subsidinya, digunakan untuk perlengkapan sekolah, dan keperluan lainnya,” paparnya.

Raden Rachmadi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana sekolah Pelita Harapan di Karawaci, Tangerang , 11 Mei 2001 [ Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/70/2001; 20010629 ]. Suasana melihat hasil Sipenmaru/ UMPTN di Senayan, Jakarta [TEMPO/ Rini PWI; 3d/486/91; 2001/05/23].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Diminta Segera Sahkan RPP SNP
Rektor UGM Peringatkan Pendemo
Ketua BEM UGM Dilaporkan Rektor
Rektor Tidak Hadiri Dialog Terbuka UGM
Demo Pelajar di Yogyakarta
Yudhoyono Didaulat Sebagai Bapak Komersialisasi Pendidikan
Jaringan Pendidikan untuk Keadilan Indonesia Tolak Privatisasi Pendidikan
15 Ribu Siswa Zikir Massal Peringati Hardiknas
Pendidikan Inklusif Terhalang Penerimaan Orang Tua Murid
Gaji Rektor Rp 25 juta, Dosen UGM Ancam Mogok
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data