Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Narapidana HIV/AIDS Minta Keringanan Penahanan
Selasa, 10 Mei 2005 | 16:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Yayasan Lentera Kasih Jakarta meminta agar pemerintah bisa memberikan keringanan atau potongan masa tanahan bagi narapidana yang positif HIV atau yang sudah terjangkit AIDS. Salah satu lokasi narapidana yang sedang diperjuangkan adalah di lembaga pemasyarakatan wanita Tangerang.

Lentera kasih menemukan 13 narapidana telah terkena AIDS setelah memeriksa darah para napi tersebut, sabtu (7/5). Menurut ketua Yayasan Lentera Kasih Anti Soleman pembebasan para napi yang terkena AIDS tersebut akan dilakukan dengan cara melakukan lobi dengan pemerintah ataupun pihak lapas. "Untuk sementara ini kami akan mengadakan pendampingan dan pemberian obat," ujar Anti.

Menurut Anti, para narapidana yang terindikasi AIDS tersebut harus mendapat penanganan yang baik dari kesehatan maupun perhatian yang lebih. Kondisi kesehatan yang terus menurun, lingkungan yang tidak mendukung semakin membuat para napi tersebut tersiksa dan mempercepat masa inkubasi AIDS. "Mereka harus bisa mendapatkan perhatian dan penanganan yang baik," katanya.

Kepala lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Wanita Tangerang, Amalia Abidin, mengatakan pihaknya tidak punya kewenangan membebaskan atau mengeluarkan narapidana yang mengidap penyakit menular seperti HIV/AIDS. "Harus melalui keputusan hakim," ujar Amalia. Menurut Amalia, seorang Narapidana tidak bisa keluar dari dalam penjaran dengan alasan apapun sebelum masa tahanannya sudah habis.

Joniansyah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606]. Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ditemukan 32 Kasus HIV/AIDS Baru di Medan
25 Warga Serang Positif Mengidap HIV
Obat ARV Habis, Lima Pasien HIV/AIDS Kritis
Persediaan ARV di Medan Habis
Remaja Putri Lebih Rentan Tertular HIV
Paramedis Diskriminatif Terhadap Penderita HIV/AIDS
Narapidana Pengidap AIDS Meninggal di Tahanan
PSK Kelas Tinggi di Medan Terjangkit HIV
28 Anak-Anak di Merauke Positif HIV/AIDS
59 Kantong Darah PMI Kota Malang Terinfeksi HIV/AIDS
> selengkapnya...


Referensi

Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
Kumulatif Kasus AIDS dan Trend Epidemi di Indonesia sd akhir Des 2003
AIDS Case Rate di Indonesia Menurut Provinsi
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
> selengkapnya...

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data