|
Metro
Ali Sadikin Tetap Minta Agar Judi Dilegalkan
Senin, 09 Mei 2005 | 18:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Gubernur DKI Jakarta era ‘70-an Ali Sadikin tetap pada pendiriannya, agar judi di Jakarta dilegalkan.
“Kalau tidak ada judi, Jakarta tidak akan maju-maju,” katanya saat berbicara dalam acara “Terima Kasih Bang Ali”, yang digelar Alumni Institut Kesenian Jakarta di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Senin (9/5).
Menurut dia, hasil dari legalisasi judi bisa digunakan untuk berbagai pembangunan yang ada di ibu kota negara ini. Saat dirinya menjadi gubernur, kenangnya, kas pemerintah provinsi DKI Jakarta saat itu hanya Rp 66 juta, Rp 44 juta subsidi dari pemerintah pusat, dan Rp 22 juta pendapatan asli daerah.
“Padahal, waktu itu penduduk Jakarta sudah 3,5 juta. Dari mana biaya pembangunan untuk menopang penduduk sebanyak itu?,” ujarnya.
Menurut purnawirawan marinir bintang tiga itu, izin perjudian sebenarnya sudah ada di Jakarta sejak jaman Belanda. Namun, saat itu, hanya diperuntukkan bagi orang-orang Cina. “Tapi sekarang juga ada. Yang jaga adalah yang punya senjata,” ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang hadir dalam acara itu, tidak menanggapi secara langsung tentang ide Ali Sadikin ini. Namun, dia mengaku kalau dia banyak berguru dari Ali. “Dia tidak takut dikecam atas tindakannya. Sejak saya jadi gubernur, beliau saya angkat jadi penasehat dan guru saya. Saya hanya berusaha jadi murid yang pintar,” katanya. Raden Rachmadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll
|
|
| Megawati Soekarnoputri dan Sutiyoso
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|