|
Metro
Peristiwa Bom Turunkan Target Pengunjung TMII
Senin, 09 Mei 2005 | 01:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) cenderung menurun sejak 2000. Penyebab utamanya adalah peristiwa peledakan bom berkali-kali.
“Ya, turun sampai 40 persen. Tadinya pesanan kunjungan dari luar negeri cukup banyak, tetapi karena peristiwa bom itu banyak yang cancel (batal) karena merasa tidak aman,” kata juru bicara TMII Markoes Legiman kepada pers, Minggu (8/5).
Memasuki tahun 2005, kondisi politik dan keamanan Indonesia dinilai cukup kondusif untuk pertumbuhan pariwisata. Karena itu pengelola TMII mentargetkan pengunjung ke TMII akan mencapai lima juta wisatawan.
“Ya, ini sudah mulai membaik, tetapi memang puncak banyaknya pengunjung yakni pada saat libur anak-anak sekolah, libur lebaran, dan libur tahun baru,” ujarnya. Ia berharap kondisi ekonomi dan keamanan terus membaik sehingga target bisa tercapai.
Markoes menolak anggapan menurunnya jumlah pengunjung beberapa tahun lalu karena jatuhnya kekuasaan Presiden Soeharto. Dia mengakui pada 2004, manajemen sempat mengeluh karena harus menutup operasional di TMII itu.
Beberapa obyek kini diberi otonomi untuk mengelolanya seperti Taman Bunga, Taman Aquarium, Theater IMAX Keong Emas, Theater Tanah Air untuk memacu pertumbuhan pengunjung, sumber keuangan, dan sumber daya manusianya. Beberapa bangunan dan obyek lain pengelolaan diserahkan pada pemda, dan pihak swasta seperti graha wisata, Sky Lift, Archipelago, dan 26 anjungan daerah. Sedangkan, Museum Indonesia, Museum Serangga, dan Taman Komodo masih dikelola Yayasan Harapan Kita. Dian Yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|