Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Virus Polio Merambah Tangerang
Sabtu, 07 Mei 2005 | 03:31 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Virus polio yang merebak di Sukabumi, Jawa Barat, ternyata telah menyebar di Tangerang, Banten. Satu dari lima bayi yang mengalami lumpuh, diduga terserang virus polio. Badan kesehatan dunia, WHO, menyimpulkan penyakit yang mewabah di kawasan Afrika ini identik dengan yang menjangkiti warga di Sukabumi.

"Setelah didiagnosa, Indah Cahyani (nama penderita) diduga terkena virus polio," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberatasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Yuliah Iskandar kepada Tempo, Jum'at (6/5). Empat orang anak yang mengalami lumpuh tapi bukan akibat virus polio, yakni Sulo Romo, 14 tahun, Iyus, 15 tahun, Irfan, 4 tahun, Naif, 14 tahun.

Menurut Yuliah, Indah tinggal bersama orang tuanya di Kampung Telagasari, Cikupa. “Guna memastikan positif-negatifnya virus, kotoran pasien harus diperiksa di laboratorium," katanya. Para penderita yang mengalami kelumpuhan ditemukan berdasarkan laporan puskemas dan rumah sakit di Tangerang.

Ciri-ciri penderita, kata Yuliah, munculnya gejala klinis seperti suhu badan panas, sakit kepala, mual, muntah, sembelit, dan sakit tenggorokan. Indah, kata dia, mengalami kelumpuhan sejak 16 April 2005. Dua hari berikutnya dilarikan ke Rumah Sakit Anisa. Oleh tim medis dari Dinas Kesehatan, Indah dinyatakan berpotensi terkena virus polio.

Dari wilayah Jakarta Timur dilaporkan bebas penyakit polio. Namun, hampir saban tahun ditemukan kasus lumpuh layu. Menurut Kepala Seksi Penyakit Menular Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur Widyastuti, penderita lumpuh layu tidak ada yang terkena virus polio.

Merebaknya virus polio di Sukabumi, ia menambahkan, menjadi pertanda perlunya mengevaluasi program imunisasi polio yang sudah berjalan. Dalam waktu dekat ini akan didata jumlah balita dan posyandu serta tenaga pemberi imunisasi. “Kami sedang menyiapkan imunisasi massal sebagai tindakan preventif,” ujar Widyastuti.

Setiap tahun kantor Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur mencatat sekitar 7-8 penderita lumpuh layu. “Jumlahnya tidak sampai sepuluh anak,” katanya. Iimunisasi polio reguler pada 2004 sebanyak 57.642 bayi. Jumlah ini melebihi target awal yakni 52.691 balita. Tahun ini ditargetkan 54.483 bayi terimunisasi polio. Hingga Maret 2005 telah terimunisasi 13.656 bayi.

Joniansyah/Dian Yuliastuti-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Anggota KORPRI/Pegawai Negeri sedang bermain gaple/domino [ Gatot Sriwidodo/TEMPO; 05d/027/91; 20000617 ] Penduduk sedang bermain gaple/domino [ Dahlan RP/dok TEMPO; 39c/463/89; 20000617 ]

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Partai Demokrat Dukung Abdul Wahab-Ilham Wijaya
Tiga Nama Diduga Terlibat Kasus Izin Taksi Palsu
Ratusan Orang Dicokok di Arena Judi
Pakar: Polio Sukabumi Diimpor Dari Mekah
Bekasi, Kota Judi
Eddy Yuwono Ditahan
Pusat Judi di Cirebon Digrebek Polisi
BM PAN Tuntut Polda Metro Jaya Tutup Perjudian
Petisi Tangkap Bandar Togel di Mataram
Polisi Kurang Merespon Maraknya Perjudian di Pantura Tangerang
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data