|
Bekasi
PLN Bekasi Rugi Rp 26 Milyar
Rabu, 27 April 2005 | 09:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Maraknya pencurian tegangan listrik di wilayah kerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Jaringan Pelayanan (APJ) Bekasi mengakibatkan kerugian sebesar sekitar Rp 26 milyar. Selain itu, tunggakan rekening PLN Bekasi pada Maret 2005 tercatat sebesar Rp 22 milyar.
"Kita sudah berusaha tangani, tapi jumlah tunggakan rekening dan kerugian energi akibat pencurian listrik sebesar 15, persen atau masih dalam jumlah mencapai milyaran rupiah," ujar Manajer PLN APJ, Denny Pranoto, kemarin.
Karena pencurian tegangan listrik tetap marak di Kota Bekasi, PLN APJ Bekasi terus mengintensifkan operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik. Selain itu, pada Senin (25/4) PLN juga menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi untuk masalah di bidang tata usaha dan hukum perdata.
Dari press release yang diterima wartawan, dari 532 ribu pelanggan PLN Bekasi yang meliputi Kota Bekasi saja, pelanggan rumah tangga mencapai 86 persen atau mendominasi jumlah pelanggan PLN di wilayah itu. "Nah ini yang masalah, tiap bulan ada yang bayar, ada yang nungga," ujar Denny.
siswanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|