Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Dugaan Penyimpangan KPUD Kepulauan Seribu Makin Kuat
Selasa, 26 April 2005 | 16:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dugaan penyimpangan anggaran sewa kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kepulauan Seribu semakin menguat menyusul hasil peninjauan lapangan Anggota Komisi A DPRD Propinsi DKI Jakarta Selasa (26/4). Sewa rumah untuk kantor tersebut dinilai terlalu tinggi dibandingkan harga sebenarnya.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Rois Handayani Syaugie. ”Kami lihat harga itu terlalu tinggi. Memang ada tiga rumah yang disewa tetapi tidak ada harga setinggi itu,” kata Rois.

Harga kontrak rumah yang diajukan oleh KPUD Kepulauan Seribu sebesar Rp 170 juta per tahun. Namun ketika dilihat di lapangan, tiga rumah penduduk yang disewa tersebut tak layak dihargai sebesar itu.

Rois sempat bertemu salah satu anak pemilik dari tiga rumah tersebut dan menanyakan harga sewanya terhadap KPUD. Anak pemilik bernama Muhali mengatakan rumah tersebut disewa Rp 9 juta per tahun.

Ketiga rumah yang dikontrak itu memang tak terlalu besar ukurannya. Rumah yang terbesar bertipe 36 dengan ukuran tanah berkisar antara 15 x 18 meter persegi. Tiga rumah tersebut, menurut Rois, bila ditotal harganya hanya berkisar Rp 25 juta saja. Itu pun sudah termasuk mebel, peralatan dan perangkat kerja dari KPU.

Nggak sampai 170 juta. Rumah yang paling besar itu saja paling harganya hanya Rp 12 juta, kemudian Rp 9 juta dan yang kecil Rp 4 juta saja,” tegas Rois.

Bupati Kepulauan Seribu Djoko Ramadhan mengatakan bahwa harga tertinggi di Kepulauan Seribu ini berkisar antara Rp 20 jutaan. “Itupun yang termahal yang pernah disewa Pemda, dua tahun lalu,” kata Djoko menjawab pertanyaan para anggota Komisi A.

dian yuliastuti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917] KOTAK SUARA HASIL PEMILU TAHUN 1999, JAKARTA TAHUN 1999   [BERNARD CHANIAGO; 27D/206/99; 990807].
Akbar Tandjung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ketua MPR : Penanganan KPU Harus Transparan
KPU Siapkan Klarifikasi Hasil Audit BPK
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru
271 Warga Kabupaten Tangerang Terserang Kusta
Mulyana Diperiksa di Rutan Salemba
LSM dan Parpol Minta Ketua KPU Palembang Dinonaktifkan
Sutiyoso Berharap PT INKA Ambil Bagian dalam Proyek Monorel
Bawasda Menyangkal Terlibat Urusan Sewa Gedung KPU DKI
KPUD DKI Belum Serahkan Berkas Proyek ke Dewan
Mulyana Tuntut Khairiansyah Pekan Depan
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Syarat Kesehatan Calon Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
Partai Kebangkitan Bangsa
Koalisi Media untuk Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir
Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal
Indonesian Gilas Kamboja
Pemerintah Tolak Audit Pembangkit PLN
Gratis BBM Setahun dari Chevrolet

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data