|
Jakarta
Kepala SMPN 285 Pulau Untung Jawa Diduga Korupsi
Jum'at, 22 April 2005 | 20:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, berencana melaporkan Kepala Sekolah SMPN 285 Untung Jawa Wiyoto ke DPRD DKI Jakarta karena dugaan korupsi. Warga yang diwakili Dewan Kelurahan, sejumlah guru dan tokoh masyarakat akan mendatangi DPRD DKI Jakarta Senin (25/4). "Kami akan laporkan hal ini ke DPRD," kata Ketua Dewan Kelurahan Muhrofik.
Muhrofik mengatakan, dalam rapat komite sekolah beberapa hari lalu terungkap ada indikasi penyimpangan dana sebesar Rp 100 juta. Uang itu untuk beasiswa dan dana program kecakapan hidup (PKH). Dana beasiswa ada yang berupa beasiswa asrama dan pendidikan dari pemerintah, PT CNOOC, dan Astra. Sementara dana PKH biasanya untuk pelatihan membuat keripik sukun yang banyak tumbuh di Pulau Untung Jawa.
Menurut Muhrofik, Senin pekan lalu, murid-murid SMPN 285 itu berdemo meminta agar uang tersebut dikembalikan dan mencopot Wiyoto sebagai kepala sekolah. Ia juga mengatakan, ada delapan orang siswa sekolah itu seharusnya memperoleh tunjangan asrama. "Namun ternyata delapan siswa itu saat ini tidur memakai ruang TU sekolah," katanya.
Wiyoto saat dikonfirmasi melalui telepon, tidak ada di rumah. Isterinya, yang menerima telepon, mengatakan suaminya sudah tiga hari tidak pulang. "Bapak belum pulang, masih di luar pulau. Nggak tahu, katanya rapat," kata dia. Ketika ditanya nomor telepon seluler suaminya, dia menyatakan tak tahu.
Dian Yuliastuti-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|