Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Tarif Parkir Resmi Hanya Rp 1.000
Jum'at, 22 April 2005 | 17:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Pengelola Parkir Jakarta Timur I Made Sutapa menyatakan tarif parkir yang resmi dari Badan Pengelola Parkir hanya Rp 1.000."Saya sudah perintahkan kepada juru parkir,"katanya, Jumat (22/4).

Walau begitu, ternyata masih ada juru parkir yang meminta lebih dari Rp 1000. Marjono, 40 tahun, misalnya harus membayar Rp 2000 untuk bisa parkir di jalan Matraman Raya. "Kalau tidak dibayar Rp 2.000, dia (juru parkir) tidak mau pergi,"katanya.

Hal tersebut tentulah merugikan masyarakat. Belum lagi berkeliaran juru parkir liar yang tidak memakai seragam resmi BP Parkir. Mengenai seragam tersebut, Made menyatakan tahun memang tidak semua juru parkir di Jakarta Timur menggunakan seragam. "Seharusnya memang semua pakai seragam. Namun karena keterbatasan dana, mereka hanya pakai surat tugas,"katanya. Dengan begini, akan semakin sulit membedakan mana juru parkir yang resmi dan yang tidak.

Mengenai pengawasan tarif di atas tarif normal, Made menyatakan menunggu keluhan dari masyarakat. "Armada kami kurang untuk melakukan pengecekan satu per satu setiap saat,"ujarnya lagi. Bila terbukti ada juru parkir yang melanggar ketentuan tarif normal, menurut Made juru parkir tersebut akan langsung ditindak.

Tempat-tempat yang dikelola oleh BP Parkir Jakarta Timur adalah parkir di Jalan Otto Iskandar Dinata, Matraman Raya, Jatinegara Timur, Rawamangun dan Pahlawan Revolusi. "Kalau sudah di dalam institusi seperti PD Pasar Jaya, itu bukan wewenang kami lagi,"kata Made. Pemasukan resmi BP Parkir Jakarta Timur setiap bulannya sebesar Rp 80 juta.

Nofi Triana Firman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk Protes oleh Forkot dengan spanduk bertuliskan Sutiyoso pelanggar HAM di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta tanggal 6 Juni 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/098/2000; 2000/06/19].
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jembatan Penyeberangan Tak Efisien
Listrik Segera Nyala di Pulau Tidung
Dana Block Grant Tak Boleh Diubah Fungsi
Dana Pemberdayaan Masyarakat Belum Turun di Jakarta Timur
Sore Ini Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Pengamanan KTT AA
Penyelewengan Dana Beasiswa Juga Di Kalideres
Dinas P&K Dampingi Tri Djumena
Lima Pantai di Teluk Jakarta Diteliti
Tri Djumena Dipanggil Polisi
Berbenah Lewat Traffic Management Center (TMC)
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data