Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Listrik Segera Nyala di Pulau Tidung
Jum'at, 22 April 2005 | 15:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Pulau Tidung Kepulauan Seribu akan segera akan menikmati nyala listrik. Hampir tiga minggu tiap malam mereka harus menyewa disel dan lampu petromak karena genset mati. "Hari ini gensetnya sudah diambil dan segera dipasang. Mungkin malam minggu besok sudah bisa menyala,"kata Sudrajat Ketua RW02 di Kelurahan Tidung, Jumat (22/4).

Menurut Sudrajat genset yang sedang didatangkan itu berkekuatan 1000 KPA. Inipun nantiya hanya dipinjamkan hanya dalam jangka waktu sebulan. "Tidak tahu darimana,Ini saja menyewa tetapi waktu itu DPRD DKI yang memberi solusi itu, Soal biaya katanya tak ada masalah,"kata Sudrajat.

Sudrajat mewakili warga lain mengaku cukup berterimakasih karena ada genset yang bisa dipinjamkan untuk menerangi kampung mereka. Perjuangan untuk mendapatkan genset pinjaman pun mereka lakukan. Saat kunjunggan DPRD DKI ke tempat itu para warga berdemo menuntut perbaikan dan nyala listrik untuk warga.
Waktu itu, mesin dijanjikan datang dalam waktu seminggu namun mengalami keterambatan. "Ya, terlambat tiga hari tak apa~apalah. Yang penting segera nyala. Itupun belum tentu nyala normal untuk warga utara dan selatan,"katanya.

Sambil menunggu nyalanya listrik dari genset pinjaman itu, warga masih memakai penerangan seadanya. Selama sebulan itu, dijanjikan genset yang ada akan segera diperbaiki. Sebelumnya warga Pulau Tidung yang berenghuni 6000 jiwa ini dalam tiga mingu terakhir memakai penerangan diesel, petromak dan lampu tempel.

Karena 5 genset yang menjadi sumber kekuatan untuk penerangan rusak. Tiga genset berkekuatan 500 KPA hanya satu yang berfungsi, sedangkan 2 genset berkekuatan 250 KPA rusak seluruhnya. Selama delapan bulan penduduk Pulau Tidung Selatan dan Utara bergilir menikmati nyala listrik di malam hari. "Kami tak lagi mengharapkan listrik menyala di siang hari. Malam nyala saja sudah terima kasih,"ujar Sudrajat.

Dian Yuliastuti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk Protes oleh Forkot dengan spanduk bertuliskan Sutiyoso pelanggar HAM di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta tanggal 6 Juni 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/098/2000; 2000/06/19].
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dana Block Grant Tak Boleh Diubah Fungsi
Dana Pemberdayaan Masyarakat Belum Turun di Jakarta Timur
Sore Ini Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Pengamanan KTT AA
Penyelewengan Dana Beasiswa Juga Di Kalideres
Dinas P&K Dampingi Tri Djumena
Lima Pantai di Teluk Jakarta Diteliti
Tower Dijarah, Jawa-Madura Terancam Gelap
Tri Djumena Dipanggil Polisi
PLN Bayar Tunggakan BBM ke Pertamina
Berbenah Lewat Traffic Management Center (TMC)
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data