Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Gubernur Persilakan Dugaan Penyimpangan KPU DKI Diusut Tuntas
Jum'at, 22 April 2005 | 02:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sepakat dugaan penyimpangan penggunaan dana Komisi Pemilihan Umum DKI diusut tuntas. Menurutnya, pengusutan harus berbagai sisi. "Termasuk institusinya," ujarnya di Balai Kota, Kamis (21/4) sore.

Dia mengaku belum paham dugaan adanya penyimpangan di tubuh lembaga Pemilu tersebut. “Saya baru sebatas membaca koran. Rame sekali,” kilah Sutiyoso sambil menambahkanasas praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Agar kasus ini cepat beres, Sutiyoso mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi segera ambil bagian.
Dugaan adanya penyimpangan dana KPUD DKI datang dari Anggota Komisi A DPRD.

Menurut salah satu anggota komisi Rois Handayana Syaugie, di antara bentuk penyimpangan itu penunjukkan pimpinan proyek. Berdasarkan Keputusan KPU 677/2003 tentang Tata Kerja, penunjukkan itu harus atas rekomendasi Sekretaris KPUD. "Tapi ini penunjukkan langsung"

Eworaswa-Tempo







Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Megawati Soekarnoputri bersalaman dengan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kiri) disaksikan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Menkimpraswil) Soenarno (kanan), dan Taufiq Kiemas seusai meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan proyek Presiden Megawati Soekarnoputri (kanan) didampingi Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dalam acara peresmian pemancangan tiang pertama pembangunan proyek
Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll
Megawati Soekarnoputri dan Sutiyoso
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jumlah Angkutan Umum Sulit Dikurangi
Perpustakaan Sekolah di Jakarta Belum Ideal
Sutiyoso Tertarik Teknologi Monorel Korea
Massa Tuntut Proses Hukum Tujuh Kepala Daerah di NTT
Sutiyoso: Sudah Ada Lima Pilihan Teknologi Monorel
DKT: Penggarap Monorel Tidak Kredibel
Bandung Miliki Monorel pada 2009
Taksi Bandara Soekarno-Hatta Bebas Kriminal
Dewan Transportasi : Tak Rekomendasi Monorel dan Subway
Bulan Depan Sutiyoso Kaji Ulang Teknologi Monorel
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
PP RI No. 19 Tahun 2000 Tentang Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal
Indonesian Gilas Kamboja
Pemerintah Tolak Audit Pembangkit PLN
Gratis BBM Setahun dari Chevrolet
Adu Mahir Observasi Bintang

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data