|
Metro
Jumlah Angkutan Umum Sulit Dikurangi
Kamis, 21 April 2005 | 20:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Hulman Sitorus mengaku adanya penumpukan angkutan umum di Terminal Kampung Melayu. "Angkutan itu hanya ngetem (menunggu penumpang) di terminal," katanya, Kamis (21/4).
Terminal Kampung Melayu, menurutnya, hanya mampu menampung sekitar 100 kendaraan. Sekarang, jumlah
angkutan yang masuk terminal mencapai dua kali lipatnya.
Jumlah itu sulit dikurangi. "Lahan terminal memang sempit," ujarnya.
Dia menambahkan, penambahan jumlah angkutan sudah tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat. "Perkembangan jalan itu hanya satu persen, sementara jumlah kendaraan bertambah di atas 10 persen," kata dia.
Itu semua telah menjadi dilema. "Kalau angkutannya
dikurangi, sopir dan warga protes. Kalau dibiarkan bertambah jalanan makin macet. Serba salah"
Nofi Triana Firman-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll
|
|
| Megawati Soekarnoputri dan Sutiyoso
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|