|
Modus Perampas Motor, Pepet dan Pukul Korban
Rabu, 20 April 2005 | 10:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Modus perampasan sepeda motor kian beradi dan sadis. Pelakunya tak segan-segan menganiaya korbannya, bahkan ada yang langsung dibunuh.
Seperti yang dialami Yerimot Lasi, 26 tahun, dan Wirja, 33 tahun, Rabu (20/4) dini hari tadi, motornya dirampas oleh kawasan penjahat. "Modusnya mirip, pelaku memepet pelaku lainnya memukul dari arah belakang. Korban lantas jatuh tak berdaya," ungkap juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Tjiptono, Rabu (20/4) pagi.
Peristiwa ini berlansung ketika korban melintas di Jalan Raya Industri Sempu, Blok T RT 01/5 Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi. Sekitar pukul 00.45 WIB, Yerimot dipepet oleh enam orang tak dikenal. Mereka berboncengan naik motor. Potongan besi sepanjang 50 centimeter tiba-tiba mendarat di kepalanya.
Dia jatuh tersungkur tak berdaya. Kawanan perampas membawa kabur Yamaha Jupiter Tahun 2004 warna biru B 6531 FAE. Yerimot tak sendirian. Selang satu jam kemudian, Wirja mengalami nasib serupa. Sepeda motornya dirampas ketika melintas di Jalan Raya Ulujami, tikungan bawah jembatan Tol Bintaro, Jakarta Selatan.
Dua orang mengendarai Yamaha RX King memepet dan memukul dirinya dari belakang. Ketika Wirja hendak bangkit, sebilah pisau ditodongkan ke tubuhnya. Suzuki Shogun F 2340 GP yang baru dibeli dibawa kabur perampok.
Kejadian ini menambah daftar panjang perampasan sepeda motor dengan berbagai modusnya. Total selama April 2005 sudah ada 11 kejadian perampasan yang kebanyakan berlangsung pada dini hari hingga mejelang subuh.
Indriani-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|