Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Korban Penyekapan Miliki Tiga KTP
Senin, 18 April 2005 | 15:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban penyekapan selama tujuh hari, Setiaji, diketahui mengantongi tiga kartu tanda pengenal (KTP). Masing-masing KTP berbeda masa berlakunya. Setiaji adalah korban penyekapan pada 1 April lalu. Dia disekap di Cilandak, Jakarta Selatan, oleh beberapa orang, termasuk pengacara Triyono Arsjad.

Kasus ini telah ditangani polisi. Para penyekap seperti Arsjad dan Anas Ajis sudah diringkus. Penyekapan ini berawal dari tuntutan US$ 1 juta yang dilayangkan Arsjad kepada korban. Uang tersebut diminta Arsjad sebagai ganti rugi selama Arsjad menjadi pengacara Meifianti, kakak korban.

Tiga identitas itu, pertama atas nama Setiaji beralamatkan di Jalan Awiligar Raya IV/ 27 Bandung. Masa berlakunya sampai 12 Juni 2005. KTP berikutnya atas nama Setiadjie beralamatkan di Duren Tiga RT 10/2 Duren Tiga, Pancoran Jakarta Selatan. KTP yang lainnya, atas nama Setiadjie beralamatkan Jalan Trip Basuni No 14 RT 01/04 Lontar Baru Serang. Masa berlakunya sama dengan KTP sebelumnya.

Nama Setiadjie Munawar juga tertera pada pasport yang dibuat pada 14 Oktober 2004 di Jakarta Selatan. Pada pasport ini tertulis alamatnya Gedung Pinang PS II/153 RT 10/16 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Identitas ini diperoleh Tempo di Polda Metro Jaya. Polisi sedang mengembangkan penyidikan kasis ini.

Indriani-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Tangkap Seorang Anggota Komplotan Penculik Pengusaha
Belum Jelas Keberadaan 3 WNI yang Diculik di Sabah
Polisi Sebarkan Sketsa Wajah Saksi Kunci Pembunuhan Febrina
Pembunuhan Febrina: Polisi Menolak Membuat Sketsa Pelaku
Polisi Periksa Delapan Saksi Kematian Febrina
Wartawan Metro TV Akan Periksa Kesehatan di Amman
Meutya Diajak Umrah, Budiyanto Disambut Syukuran
Wartawan Metro TV Masih Tertahan di Border Irak
Wartawan Metro TV Sedang Menuju Perbatasan
KBRI Masih Cari Lokasi Penyanderaan
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data