|
Jakarta
Laporkan Kalau Ada Potongan Dana Dekel
Sabtu, 16 April 2005 | 22:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Jakarta Timur, Sulistyono menegaskan tahun 2005 ini tidak ada potongan sepersen pun untuk penggunaan dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK).
Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Dewan Kelurahan (Dekel) Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Abdul Mutholib mengatakan Dekel harus memberikan uang transportasi kepada BPM atas Badan Pengawas Kota Madya (Bawasko) yang mengadakan pemantauan ke kelurahan-kelurahan. \"Kami biasanya patungan lima atau enam kelurahan masing-masing Rp 200 ribu,\" katanya, Sabtu (16/4).
Pengawas ini bisa datang tiga sampai empat kali dalam setahun. Padahal, menurut Abdul, dana untuk operasional harian hanya sebesar Rp 20 juta setahun. \"Sementara kami masih harus beli ATK dan lain-lain,\" tambahnya.
Abdul mengaku banyak potongan-potongan dari dana operasional ini selain uang transportasi bagi pengawas. \"Selain itu harus memberi bagian kepada orang bank dan bayar pengawal kalau bawa uang banyak dari bank,\" katanya lagi.
Karena itulah, Ketua BPM Jakarta Timur Sulistyono menegaskan tidak akan ada potongan apa-apa mulai dari tahun 2005 ini. \"Saya sudah tegaskan kepada seluruh staf dan Dekel bahwa tidak ada potongan dana PPMK kalau ada yang berbuat seperti itu silahkan laporankan orangnya pada saya,\" ujarnya.
nofi triana firman-tnr
Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Dewan Kelurahan (Dekel) Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Abdul Mutholib menyatakan Dekel harus memberikan uang transportasi kepada BPM atas Badan Pengawas Kota Madya (Bawasko) yang mengadakan pemantauan ke kelurahan-kelurahan. "Kami biasanya patungan lima atau enam kelurahan masing-masing Rp 200 ribu,"katanya, Sabtu (16/4).
Pengawas ini bisa datang tiga sampai empat kali dalam setahun. Padahal, menurut Abdul, dana untuk operasional harian hanya sebesar Rp 20 juta setahun. "Sementara kami masih harus beli ATK dan lain-lain,"katanya.
Abdul mengaku banyak potongan-potongan dari dana operasional ini selain uang transportasi bagi pengawas. "Selain itu harus memberi bagian kepada orang bank dan bayar pengawal kalau bawa uang banyak dari bank,"ujarnya.
Karena itulah, Ketua BPM Jakarta Timur Sulistyono menegaskan tidak akan ada potongan apa-apa mulai dari tahun 2005 ini. "Saya sudah tegaskan kepada seluruh staf dan Dekel bahwa tidak ada potongan dana PPMK kalau ada yang berbuat seperti itu silahkan laporkan orangnya pada saya,"ujarnya.
Nofi Triana Firman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|