Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Dana Pemberdayaan Masyarakat Belum Turun di Jakarta Timur
Sabtu, 16 April 2005 | 19:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Kelurahan di Kota Madya Jakarta Timur mengeluhkan belum adanya kepastian tentang porsi dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) yang sampai saat ini belum juga cair. "Mungkin sekitar bulan Juni," kata Abdul Mutholib, Ketua Dewan Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, hari ini (16/4).

Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) akan memberikan porsi dana di setiap kelurahan, setelah itu Dewan Kelurahan akan mengajukan Daftar Usulan Rencana Kegiatan. "Tahun lalu dananya Rp 700 juta," katanya.

Usulan kegiatan ini didapat dari tingkatan kelompok masyarakat terendah, yaitu Rukun Tetangga, Rukun Warga dan kelompok-kelompok lain. Setelah mendapat persetujuan dari Dewan Kelurahan dan Lurah, usulan itu diajukan ke BPM.

Kepala BPM Jakarta Timur Sulistyono mengatakan, pihaknya hanya menguji kelayakan Daftar Usulan. Setelah disetujui, ia akan menandatangani cek yang langsung ditransfer ke rekening Dewan Kelurahan. "Jadi, saya tidak pegang uang kontan," katanya.

Dana itu dapat digunakan untuk pemberdayaan masyarakat untuk tiga kegiatan yaitu bina sosial dan bina fisik dengan porsi masing-masing maksimal 20 persen serta bina ekonomi dengan porsi minimal 60 persen. Untuk bina ekonomi dana tersebut bersifat dana bergulir yang artinya harus dikembalikan masyarakat. Sementara, dua lainnya bersifat hibah.

Untuk tahun ini, menurut Sulistyono dananya sekitar Rp 64 miliar. Ia mengaku mendapat kesulitan untuk sosialisasi dana bina ekonomi ini. "Kebanyakan masyarakat menganggap dana ini hibah, jadi tidak perlu dikembalikan, padahal ini adalah dana bergulir yang harus dikembalikan ke Dewan Kelurahan," kata dia.

Untuk tahun ini, kata Sulistyono, masih menunggu keputusan dari Gubernur DKI Jakarta. "Mungkin akhir minggu ini akan ditandatangani gubernur. Setelah itu Dekel bisa langsung sosialisasi ke masyarakat," katanya.

Salah persepsi masyarakat tentang pengembalian dana bina ekonomi ini merupakan salah satu penyebab adanya tunggakan. Penyebab lainnya adalah bila si peminjam dana meninggal dunia, pindah alamat dan tidak melapor atau usahanya bangkrut.

Walau banyak masyarakat yang menunggak, Sulistyono mengatakan tetap akan mengejar orang-orang tersebut. "Inilah pentingnya sosialisasi agar masyarakat memahami dana ini harus dikembalikan, toh pada akhirnya dana ini untuk masyarakat juga," katanya menambahkan.

Nofi Triana Firman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk Protes oleh Forkot dengan spanduk bertuliskan Sutiyoso pelanggar HAM di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta tanggal 6 Juni 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/098/2000; 2000/06/19].
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sore Ini Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Pengamanan KTT AA
Penyelewengan Dana Beasiswa Juga Di Kalideres
Dinas P&K Dampingi Tri Djumena
Lima Pantai di Teluk Jakarta Diteliti
Tri Djumena Dipanggil Polisi
Berbenah Lewat Traffic Management Center (TMC)
Proyek Taman Mini Square Dihentikan
Terkait Kasus Menolak Pasien: Walikota Panggi Direktur RSUD
Polisi sita 5 KG Ganja Kering di Depok
Satu Lagi, Tahanan Bojong Gede Tertangkap
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data