|
Depok
Calon Lain Walikota Depok Muncul Lagi
Jum'at, 15 April 2005 | 18:21 WIB
TEMPO Interaktif, Depok:Setelah keluar dari Koalisi Kebersamaan yang mengusung Calon Walikota Badrul Kamal, tiga partai ; Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Damai Sejahtera (PDS) mencalonkan pasangan lain. Yus Ruswandi yang selama ini digadang-gadang berpasangan dengan Badrul Kamal, ternyata dicalonkan menjadi Calon Walikota Depok, wakilnya Sutadi Dipowongso.
Menurut Ketua fraksi PDI-P di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Siswanto pasangan ini akan dideklarasikan Hari Minggu (17/4) ini. "Dipowongso sejak awal sudah kami persiapkan untuk maju sebagai wakil wali kota, sedang nama Yus baru muncul beberapa waktu yang lalu,"kata Siswanto.
Koalisi tiga partai ini, masih akan membuka diri bagi partai lain yang ingin bergabung. "Tapi untuk konvensi wali kota dan wakilnya sudah kami tutup,"kata Siswanto.
Pasangan baru ini akan ikut bertarung memperebutkan kepala daerah Depok pada pemilihan 26 Juni mendatang. Pasangan lain yang menjadi lawan, bekas Walikota lama, Badrul Kamal, yang belum menetapkan wakilnya serta pasangan bekas Menteri Kehutanan, Nur Mahmudi Ismail berpasangan dengan Yuyun Wirasasmita yang didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Tiga partai yang mengusung Yus Ruswandi, bekas wakil Walikota lama ini dari hasil pemilihan legislatif 2004 lalu, mengantongi 20 persen suara. Memenuhi syarat Undang-undang no. 32 tahun 2004 untuk mengajukan pasangan calon.
Sedangkan Paartai Demokrat yang juga keluar dari Koalisi Kebersamaannya Badrul Kamal, saat ini masih sibuk melakukan konvensi calon wali kota dan wakilnya. Menurut Wakil ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Depok, Vicky Supit, Partai Demokrat masih menyeleksi pasangan calon yang akan mereka usung. "Kami akan melaksanakan konvensi hari Senin (18/4) besok," kata Vicky.
Syarat calon dari Partai Demokrat, menurut Sekretaris DPC Partai Demokrat Demokrat, Lewi Octaviano, memasangkan kader partainya sebagai orang nomor satu atau nomor dua di Depok. "Ada instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat. Walau bukan kader, tapi calon yang menggunakan Partai Demopkrat harus menyatakan dirinya sebgaai kader kami. Jangan sampai partai kami nggak dapat apa-apa,"kata Lewi.
Suliyanti Pakpahan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|