|
Jakarta
Pengelola Sampah Bantar Gebang Tak Profesional
Senin, 11 April 2005 | 12:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhayar Rustamuddin, menilai PT Patriot Bangkit Bekasi (PBB) sebagai pengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, tidak profesional. "Saya kecewa dengan PBB," kata Muhayar dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Kebersihan DKI Jakarta dan PT PBB dikantor DPRD Jakarta, Senin (11/4). Tampak hadir Kepala Dinas Kebersihan Rama Boedi, dan Direktur Utama PT PBB Indra Trihardjo.
Menurut Muhayar, bukti buruknya profesionalitas PT PBB terlihat dari banyaknya antrian truk pengangkut sampah di TPA Bantar Gebang. PT PBB belum membayar dana untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) alat-alat berat, sehingga alat berat untuk menurunkan sampah tidak bisa beroperasi.
Bukti lain adalah Instalasi Pengolahan Air Sampah (Ipas) yang buruk. Air Ipas, kata Muhayar, yang seharusnya bersih terlihat keruh dan berwarna coklat. Selain itu, PBB juga tidak pernah memberikan laporan berkala hasil laboratorium Ipas TPA Bantar Gebang. Ironisnya PBB hadir ditengah ketidakberdayaan Dinas Kebersihan DKI Jakarta dalam menyelesaikan sampah TPA Bantar Gebang dan tuntutan masyarakat Bekasi terhadap penutupan tempat pembuangan itu.
ewo raswa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|