|
Jakarta
Swasta Sulit Kembangkan Terminal Pulo Gebang
Selasa, 05 April 2005 | 12:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhayar Rustamudin menilai, pihak swasta akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. Alasannya tanah yang digunakan adalah milik Pemerintah DKI. Menurut dia pemerintah daerah seharusnya yang mengelola dan bukan swasta.
Muhayar mengatakan, desain Terminal Pulo Gebang merupakan hasil lomba. Namun, pada 2004 terdapat revisi desain itu. “Terminal ini akan bersifat terpadu karena disertai dengan pusat bisnis,” ujarnya kepada Tempo Selasa (5/4). Hingga kini DPRD belum menerima desain baru dari Pemerintah DKI.
Hingga kini masih 1,82 hektar lahan dari 10,2 hektar lahan yang belum dibebaskan. Pemerintah DKI telah menganggarkan dana sebesar Rp 60 miliar untuk membebaskan lahan. Pembangun terminal Pulo Gebang diperkirakan mencapai Rp 491 miliar.
eworaswa
INDEKS BERITA LAINNYA :
|