Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Ribuan Orang Tertipu Dokter Gadungan
Senin, 04 April 2005 | 20:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Maulana Ibrahim, 33 tahun, yang mengaku dokter akhirnya ditangkap Polisi Sektor Gunung Putri Senin (4/4) pukul 14.30 WIB, setelah menipu seribu lebih pasiennya. Ia membuka praktik di Kampung Tlajung RT 03/02, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Bogor. Dari tangan tersangka polisi menyita peralatan praktik kedokteran dan jenis obat yang pernah diberikan kepada pasiennya.

Menurut keterangan Kepala Polsek Gunung Putri, Inspektur satu Nelson Siregar, tertangkapnya Maulana Ibrahim, setelah ada laporan dari beberapa karyawan PT Aqua yang pernah berobat ke dokter gadungan itu. Namun setelah berobat ternyata obat yang diberikan tidak sesuai dengan penyakitnya, akibatnya pasien tersebut tidak pernah sembuh. "Dari laporan itu kami kembangkan dan akhirnya kami menangkap dokter gadungan tersebut," jelas Iptu Nelson.

Perbuatan dokter gadungan itu diancam dengan pasal 29 Jo Pasal 75 Pasal 77 Undang-Undang RI no 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran, dan Pasal 32 Jo Pasal 82 Undang-Undang RI No 23 1992 tentang Kesehatan serta KUHP Pasal 263 tentang penipuan.

Untuk menyakinkan bahwa Maulana dokter gadungan, Kamis (31/3) pagi polisi melakukan koordinasi dengan dokter Prima Artha dair Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Setelah yakin nama Maulana tidak ada dalam daftar akhirnya polisi langsung melakukan pengerebekan ke tempat tersangka.

Tersangka yang membuka praktik di rumah kotrakan milik H. Menin, warga setempat, dengan harga kontrakan 200 perbulan, tempat yang terhalang satu rumah dari jalan Raya Gunung Putri ini ternyata menarik perhatian para pasiennya yang berobat rata-rata 5 orang per hari. Apalagi tersangka memasang plang 'Dokter Maulana membuka praktek Umum'. "Saya tidak menyangka kalau dia ternyata dokter gadungan," ujar Mudihin salah satu korban.

deffan purnama

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berpidato dalam acara peresmian pemancangan tiang pertama pembangunan proyek Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (tengah) menunjuk alat detektor logam yang dipegang seorang satpam saat melakukan peninjauan tingkat keamanan di berbagai hotel dan mal untuk mengantisipasi adanya teror bom di Mal Citraland, Jakarta, 16 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K18A/291/2003; 20031029].
Sutiyoso
Sutiyoso di Citraland
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD Minta Pemda DKI Tinjau Ulang Data Gakin
Mengaku Utusan PBB, Tipu Rp 2,5 Milyar
April, "Sogo Jongkok" dilarang Jualan di Jalan Jayanti-Fachruddin
Jakarta Perlu Perda Narkoba
Gugatan Pedagang Tanah Abang Diputuskan Hari Ini
Tarif Taxi Jakarta Naik Lebih dari 30 Persen
Rencana Relokasi PKL ditentang Pemerintah Jakarta Barat
Daya Beli Menurun, Keuntungan Pedagang Menipis
Pemda Masih Kaji Pembangunan Gedung DPRD
Pasar Baru Kota Bekasi Dibanjiri Gula Impor
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No. 34 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara RI Jakarta
PP RI No.63 Thn 2002 Tentang Hutan Kota
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Situs Transjakarta-Busway
Info Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data