Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pedagang Kaki Lima Kota Bogor Ditertibkan Awal April
Rabu, 30 Maret 2005 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Pemerintah Kota Bogor berencana akan menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah lokasi mulai awal April mendatang. Tindakan ini dilakukan karena selama ini sudah sekitar 12 ribu pedagang yang memenuhi badan jalan di Bogor untuk berjualan.

"Data yang tercatat hanya 5.000 PKL. Sedangkan realitas di lapangan sudah mencapai 10 ribu lebih, bahkan sebagian diantara mereka sudah
menggunakan badan jalan untuk berjualan," jelas Kepala Disperindagkop Kota Bogor, Bambang Hermanto kepada Tempo, hari ini, saat melakukan peninjauan dan sosialisasi di sekitar Pasar Kebon Kembang

Menurut Bambang, operasi penertiban tersebut akan dilakukan dibawah kendali Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bogor, berkoordinasi dengan pihak terkait yakni Dinas Pasar, Satpol PP, Kepolisian dan TNI.

Penertiban akan dilakukan di secara bertahap di sekitar Pasar Bogor, seputar Pasar Kebon Kembang, Jalan M.A. Salmun, Jalan Dewi Sartika, Jalan Merdeka, Jalan Suryakencana, dan seputar Lawang Saketeng.

Untuk pelaksanaan penertiban, semua pedagang tidak akan direlokasi karena Kota Bogor tidak mempunyai lahan, "Yang jelas PKL yang memakan badan jalan akan digusur, sementara yang ada di trotoar jalan hanya dirapikan," ujar Bambang.

Deffan Purnama


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasar Baru Bekasi Masih Mencekam
Walikota Jaktim: Pecat Aparat yang Menerima Pungutan
"Pemindahan PKL Jangan Disertai Pungutan Liar"
Mulai April, Pedagang Kakilima di Glodok Dipindah
Sidang Adiguna Hari Ini Tergantung Rekomendasi Dokter
Proyek Jembatan Jl. Dermaga Terbengkalai
Organda Diminta Tak Seenaknya Naikkan Tarif Angkutan
Syuting Film di Kuburan Harus Bayar Retribusi
Peran Radio Mendominasi Proses Pemilihan Kepala Daerah
Guru Mogok Mengajar, Siswa Gelar Unjuk Rasa
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data