|
Jakarta Barat
Warga Jakarta Barat Harapkan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Senin, 28 Maret 2005 | 08:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Jakarta Barat berharap agar pelayanan kesehatan di wilayahnya itu terus ditingkatkan, terutama untuk kalangan rakyat miskin. Warti, pedagang buah-buahan di Pasar Palmerah, mengatakan Suku Dinas Kesehatan Masyarakat sebaiknya terus mengawasi pelayanan rumah sakit atau puskesmas yang ada di Jakarta Barat. Jangan sampai rakyat yang sangat membutuhkan bantuan ditelantarkan karena tidak mempunyai biaya. "Ya harusnya rumas sakit itu bisa melayani masyarakat dengan baik-baik, jangan pilih-pilih. Jangan ngutamain orang kaya," katanya saat ditemui Tempo Minggu (27/3).
Ia mengeluhkan biaya rumah sakit yang masih mahal di wilayahnya itu. "Jangan mahal-mahal, biar orang miskin yang berobat tidak kewalahan," kata Ujang, pedagang rokok dan teh botol di Pasar Palmerah.
Sementara Ahmad Nasir, tukang ojek di Kedoya, mengatakan pelayanan kesehatan harus mengutamakan masyarakat golongan miskin. "Saya pikir rakyat miskin yang penghasilannya kecil seperti saya ini yang perlu diperhatikan. Jangan sampai dipersulit saat ngurus surat keringanan biaya. Katanya naiknya BBM bisa menjamin kesehatan rakyat miskin," katanya.
Pernyataan itu diungkapan sejumlah terkait dengan penerimaan penghargaan yang diterima Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Barat, Kamis (24/3) lalyu. Lembaga ini telah berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2000. Penghargaan itu diberikan sebagai bukti keberhasilan instansi tersebut memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
"Keberhasilan ini membuktikan pelayanan kesehatan di wilayah Jakarta Barat telah mendapat pengakuan dari lembaga internasional," kata Tini Suryantie, Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
deni mukbar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|