Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Polisi Menangkap Pengoplos 60 Ton BBM
Jum'at, 25 Maret 2005 | 11:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi membekuk tersangka TSW yang diduga melakukan pengoplosan bahan bakar minyak jenis solar dan minyak tanah pada Senin (21/3) pukul 20.00 WIB.

Menurut Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tjiptono, tersangka ditangkap di pangkalan minyak di daerah Kembangan, Jakarta Barat.

“Dia kami tangkap karena dari bukti yang kami dapat tersangka dengan sengaja melakukan pengoplosan minyak tanah dan solar. Jumlahnya lumayan banyak, 60 ton,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (25/4).

Menurut Tjiptono, tersangka bisa mendapatkan BBM dalam jumlah sebesar itu dengan membeli dari pangkalan minyak dan para pengecer. “Dia juga membeli minyak tanah atau solar dari sopir tangki. Istilahnya membeli 'kencingan',” katanya.

Minyak-minyak itu kemudian dicampur oleh tersangka. Proses pencampuran dilakukan di dalam beberapa tangki duduk yang mampu menampung ribuan liter minyak oplosan. “Kemudian tersangka menjualnya kepada para suplier BBM untuk pabrik,” ujarnya.

Bersama TSW aparat juga mengamankan barang bukti berupa dua mobil tanki masing-masing berisi 3.000 liter dan 8.000 liter minyak tanah, dua mobil tangki masing-masing berisi 16 ribu liter BBM oplosan minyak tanah dan solar, empat tangki duduk yang berisi 5.000 liter minyak tanah, 4.000 liter solar, dan 8.000 liter minyak oplosan.

Selain TSW, aparat juga menahan tersangka SDM dan MAH yang diduga mengoplos BBM dengan kapur barus dan pewarna menjadi pertamax dan pertamax plus.

“Hasil oplosannya dijual langsung di SPBU 341-2801, Jalan Gatot Subroto, Kavling 1001. Jadi pertamax dan pertamax plus di SPBU itu adalah hasil oplosan,” ungkap Tjiptono.

Raden Rachmadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Operasi pasar minyak tanah oleh Pertamina di Pondok Bambu, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 31D/339/2000; 20001123]. Operasi pasar minyak tanah oleh Pertamina di Pondok Bambu, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 31D/339/2000; 20001123].
Operasi Pasar Minyak Tanah
Operasi Pasar Minyak Tanah
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Depdiknas Masih Pikirkan Alokasi Dana Kompensasi BBM
Anggota DPR yang Mogok Makan Dilarikan ke Rumah Sakit
M.Fadjroel Rachman : PKS Memuakkan
Asumsi Pemerintah Harga Minyak Dunia US $ 35
Wakil DPR: Pemerintah Diminta Kurangi Arogansi
Mahasiswa Sulsel Paksa Gubernur Tolak BBM Naik
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
FPI : Haram Naikkan Harga BBM
Wakil Rakyat Kotor, Perlu Dibersihkan
Perundingan Soal Tarif Angkutan Bekasi Masih Alot
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Obama Telah Menang di Internet
Jabatan Sultan dan Kepala Daerah Dipisah
Promosi Film Drupadi Menuai Protes
Juku Eja Optimis Pecahkan Mitos
Kalla: Bentrok Salemba Soal Tanah dan Pagar

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data