|
Metro
Jasa Marga Biarkan Warga Bangun Rumah di Ruas Tol
Selasa, 22 Maret 2005 | 14:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Syarifuddin Alambai memaklumi protes warga yang menuntut ganti rugi atas lahan untuk proyek jalan tol. Dia hanya berharap warga tidak merusak fasilitas tol untuk lingkar luar Jakarta seksi Hankam Raya-Jatiasih. "Kami mengerti dengan aksi mereka," kata Alambai, Selasa (22/3).
Aksi menuntut ganti rugi, warga antara lain membangun rumah permanen di ruas tol di kilometer 37.900 arah Cikunir. Tepatnya di Kelurahan Pondok Melati. Alambai mengungkapkan, pengerjaan proyek secara umum
tidak terganggu. Sebab, lokasi yang dijadikan ajang aksi warga berada di ruas jalan yang sudah selesai dikerjakan.
Alambai menambahkan, Jasa Marga bukan bermaksud tidak mau membayar lahan. "Kami tidak bisa memutuskan sendiri kapan dan berapa ganti rugi warga. Yang bisa menetapkan dan menentukan itu Daperemen Pekerjaan Umum," kata dia.
Jasa Marga, kata Alambai, sudah mempersiapkan
anggaran untuk mengganti lahan. Apabila ada keputusan saat ini juga harus dibayar, kata dia, "Kami akan membayar".
Bangunan rumah yang didirikan warga masih satu buah, yaitu tempat tinggal berukuran 8 x 4 meter persegi. Warga akan membangun lagi jika tidak ada kejelasan kapan ganti rugi mereka akan dibayar.
Siswanto-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|