|
Depok
PAN Tak Takut Koalisinya dengan PPP Bubar
Senin, 21 Maret 2005 | 16:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Depok, Sutikno, menyatakan, pihaknya sama sekali tidak ada masalah jika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah memutuskan memilih Badrul Kamal, Wali Kota Depok sekarang, sebagai calon wali kota pada pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang. "Kami tidak takut, tetap akan jalan terus. Masih banyak partai yang mau koalisi dengan PAN, seperti PKS dan PDIP," kata Sutikno kepada Tempo, Senin (21/3).
PAN dengan PPP semula berkoalisi menggolkan calon wali kota dan wakil wali kota pada pilkada Kota Depok Juni nanti. Koalisi tersebut sepakat bahwa wali kota adalah jatah PPP, sedang wakilnya merupakan jatah PAN. Proses pemilihan para calon dilaksanakan oleh suatu tim koalisi.
Namun, Jumat (18/3) lalu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat memutusan memilih Badrul Kamal, Wali Kota Depok sekarang, sebagai calon wali kotanya dan menyerahkan kepada Badrul untuk memilih sendiri calon wali kotanya.
Sutikno memandang keputusan PPP itu sebagai kepentingan pribadi segelintir elite PPP yang tidak diputuskan melalui mekanisme. "Paling yang minta cuma satu orang," kata Sutikno yang mengaku belum mengadakan pembicaraan dengan PPP.
Jika memang PPP memutuskan keluar dari koalisi, menurut Sutikno, harus melalui rapat koalisi. "Koalisi kan terbentuk melalui rapat juga," kata dia.
PAN telah memiliki tiga orang yang sudah masuk tahap verifikasi sebagai calon wakil wali kota, yakni Hasbullah Rahmat (Sekretaris DPD PAN), Farhan A.R. (aktivis Muhammadiyah), dan Dipowongso (kader PDIP).
Menurut Sutikno, jika PAN koalisi dengan PDIP, total suara akan mencapai 23 persen sehingga mereka dapat mengajukan calon wali kota dan wakilnya. "Tapi, mungkin kesepakatannya akan berubah. Kita lihat nanti, apakan PDIP tetap mengusung calon wali kota atau wakil," katanya.
Jika ternyata tidak ada partai yang mau diajak bergabung, PAN kemungkinan akan menjadi partai netral atau bisa juga mendukung salah satu calon yang maju. "Akan kami kaji ke akar rumput, masyarakat. PAN akan berpihak pada yang memiliki kemungkinan menang paling banyak," ujarnya.
Suliyanti Pakpahan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|