Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Departemen PU Dinilai Tidak Serius Tangani JORR
Minggu, 13 Maret 2005 | 14:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Jasa Marga (Persero) menunggu kepastian Departemen Pekerjaan Umum (DPU) untuk membayar ganti rugi lahan yang terkena proyek Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi E1 Hankam Raya-Cikunir. "Kita sangat tergantung dengan DPU dan Dirjen Prasarana Wilayah," kata Direktur Utama Jasa Marga, Syarifuddin Alambai.

Melesetnya penyelesaian pembangunan proyek jalan nasional, kata Alambai, disebabkan ketidakpastian dari pemerintah pusat. "Departemen PU-nya cuek bebek. JORR ini kan masuk program 100 hari Menteri PU, kenapa sampai sekarang belum selesai juga,? kata Alambai. Karena cueknya itulah, ?Jasa Marga yang menanggung rugi banyak sekali," ujar Alambai.

Persoalan yang kini menghadang penyelesaian pembangunan JORR Hankam Raya-Cikunir itu, adalah penyelesaian pembayaran dan pembebasan lahan di beberapa titik. Persoalan mengemuka karena tidak adanya kecocokan nilai ganti rugi antara Wali Kota
Bekasi Akhmad Zurfaih plus calo tanah dan Departemen PU.

Nilai yang dimunculkan Pemkot Bekasi Rp 1,1 juta per meter persegi untuk keseluruhan zona. Namun, DPU meminta pembayaran ganti rugi disesuaikan dengan zoning. Tidak semua zona dibayar Rp 1,1 juta per meter. "Pembebasan lahan adalah kewenangan PU,
bukan Jasa Marga. Jadi mestinya PU yang musyawarah langsung ke warga," dia menuturkan.

Siswanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, kembalikan hak kelola tol kpd negara di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemenang Prakualifikasi Tender Tol Depok Diumumkan Senin
PU Berharap Keppres Pembebasan Lahan Segera Keluar
DPRD Dukung Pemblokiran Ruas JORR
Prakualifikasi Tol Depok Diumumkan Senin Depan
Tuntut Ganti Rugi, Warga Tanam Pisang di Jalur JORR
DKI Minta Tol Depok Sesuai RTRW Jakarta
Tol Cinere-Jagorawi Akan Dibangun Sejajar Jalur Pipa Gas Alam
Pemerintah Kembali Tender Jalan Tol Mei-Juni 2005
Pasuruan Investasi Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Warga Minta Pemda Transparan Soal Tol Depok
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Gratis BBM Setahun dari Chevrolet
Adu Mahir Observasi Bintang
Toyota Turunkan Target 2009
Polisi Jawa Barat Ingatkan Pelaku Pembajakan
Ketinggian Pohon Punya Batas

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data