Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

DPRD Dukung Pemblokiran Ruas JORR
Jum'at, 11 Maret 2005 | 14:12 WIB

TEMPO Interaktif, Bekasi:DPRD Kota Bekasi mendukung aksi warga pemilik lahan menduduki proyek Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR). "Saya men-support warga menduduki lahan. Tidak boleh ada pembangunan pemerintah yang merugikan warga," kata Ketua Tim Pembebasan Lahan JORR, Salamat Siahaan, Jumat (11/3).

Juru bicara Komisi D DPRD Kota Bekasi ini mengatakan proses pembayaran lahan yang kini sudah dibangun JORR terus mengalami penundaan. "Departemen Pekerjaan Umum (PU) sudah melakukan kebohongan publik. Padahal sebelumnya akan segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi," ujarnya.

DPU, kata Salamat, tidak memiliki alasan kuat melakukan penundaan pembayaran ganti rugi lahan pada warga, karena sebelumnya DPU dan Tim Pembebasan Lahan JORR sudah mendata seluruh sertifikasi kepemilikan lahan.

"Sebelumnya sudah ada data yang berhak dibayar, tapi sekarang DPU mengembalikan lagi ke awal atau mengulang," tutur anggota Fraksi Partai Demokrat itu.

Dari pertemuan dengan Depatemen PU, kata Salamat, alasan penundaan pembayaran antara lain karena ada ketidaksesuaian data dengan Pemerintah Kota Bekasi. "Catatan PU, lahan yang belum dibayar 7,5 hektare, tapi dari Pemkot Bekasi 12,5 hektare. Sisanya yang menjadi masalah," ujarnya.

Selain menyesalkan sikap pemerintah pusat, Dewan juga mempertimbangkan untuk membuat Pansus Penanganan Pembebasan Lahan. "Nanti akan dikaji lagi data dari pusat dan Pemkot Bekasi," katanya.

Lahan yang belum selesai proses pembayarannya antara lain di ruas JORR Hankam/Jatiasih, terutama di Kelurahan Jatiwarna. Beberapa hari ini warga memblokir aktivitas armada pembangunan JORR.

Siswanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, kembalikan hak kelola tol kpd negara di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Prakualifikasi Tol Depok Dimumumkan Senin Depan
Tuntut Ganti Rugi, Warga Tanam Pisang di Jalur JORR
DKI Minta Tol Depok Sesuai RTRW Jakarta
Tol Cinere-Jagorawi Akan Dibangun Sejajar Jalur Pipa Gas Alam
Pemerintah Kembali Tender Jalan Tol Mei-Juni 2005
Pasuruan Investasi Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Warga Minta Pemda Transparan Soal Tol Depok
Darmaningtyas: Tol Depok Hanya Untungkan Industri Otomotif
Jasa Marga Mulai Garap Empat Proyek Tol September-Oktober
CMNP Ikut Tender Tol Depok-Antasari dan Cinere-Jagorawi
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Obama Telah Menang di Internet
Jabatan Sultan dan Kepala Daerah Dipisah
Promosi Film Drupadi Menuai Protes
Juku Eja Optimis Pecahkan Mitos
Kalla: Bentrok Salemba Soal Tanah dan Pagar

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data