Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Tangerang Belum Prioritaskan Penanggulangan Banjir Kamal Malang
Rabu, 09 Maret 2005 | 23:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Tangerang hingga saat ini belum mengambil sikap untuk membantu permasalahan warga Kampung Kamal Malang, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi yang terendam air sejak lima bulan lalu.

Kondisi perkampungan yang terdiri dari 450 keluarga atau 5.000 jiwa ini semakin hari semakin memprihatinkan. Pasalnya, air yang menggenangi perkampungan seluas 6 hektare tersebut sudah tak bisa surut lagi karena saluran pembuangan tidak ada. Setiap hujan turun, air semakin meninggi dan merendam rumah beserta isinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Tangerang, Hermansyah, mengatakan, penanganan pendangkalan sungai dan kerusakan saluran air di wilayah Pantai Dadap yang meliputi kampung Kamal Malang akan dianggarkan pada Anggaran Biaya Tambahan 2005. Ini berarti, warga kampung Kamal Malang harus bertahan satu tahun lagi hidup di atas air.

Menurut Hermansyah, dalam APBD 2005, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 60 miliar untuk melakukan konsep penyelesaian secara permanen saluran air yang rusak hingga menyebabkan banjir dan genangan air. "Sebanyak 12 titik yang menyebabkan banjir dan genangan air akan kami selesaikan," kata dia, Rabu (8/3).

Ke-12 titik tersebut, menurut Hermansyah, merata di wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Pamulang, Ciputat, Teluk Naga, Kresek dan Kosambi. Penyelesaian secara permanen tersebut, kata dia, meliputi perbaikan tanggul, perbaikan saluran air, pembangunan operate jalan (saluran masuk) dan tangkapan lumpur yang dibuat seperti kolam.

Prioritas Dinas Pekerjaan Umum kini menyelesaikan saluran air dan mengurug Situ Ciledug yang berada di Kecamatan Pamulang. "Situ Ciledug harus segera diurug karena pendangkalan, saluran air diperbaiki secara permanen," kata Hermansyah. Sedangkan, "Tangkapan lumpur akan dibuat di titik yang ada situnya saja."

Selain itu, lanjut dia, pengurugan sejumlah sungai dan perbaikan tanggul air yang sudah bocor di beberapa kecamatan akan segera dilakukan. Menurut Hermansyah, apabila tidak segera dilakukan banjir akan menenggelamkan kawasan yang berada di titik-titik itu. "Titik-titik itu menjadi skala prioritas penyelesaian secara permanen dalam rangka mengantisipasi banjir di Tangerang," katanya.

Soal bantuan dan penanggulangan banjir untuk perkampungan Kamal Malang, Hermansyah mengatakan bahwa wilayah Dadap tidak masuk dalam APBD 2005. "Tapi, akan kami sikapi dengan serius permasalahan lainnya. Namun, untuk pembangunan saluran air terpaksa menunggu Anggaran Biaya Tambahan 2005," katanya.

Joniansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702]. Suasana genangan air/ banjir di Pluit, Jakarta, 1996 [Dok. TEMPO; R1A/305/1996; 20010324].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lahan Beralih Fungsi, Banjir Terus Ancam Bekasi
Lima Bulan Rumah Warga Kebanjiran
Pasca Banjir, Lumpur Kepung Perumahan
Dinkes Bekasi Bentuk Tim Pasca Banjir
Tanggul Citarum Masih Aman
Wali Kota Bekasi: Kerugian Akibat Banjir Rp 30 Miliar
Pengungsi Banjir Bekasi Mulai Kembali ke Rumah
Sedikitnya Seribu Buruh Libur Akibat Banjir
Beberapa Sekolah di Kota Bekasi Terpaksa Libur Karena Banjir
Banjir Rendam 26 Ribu Hektare Sawah di Jawa Barat
> selengkapnya...


Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Oprah Winfrey Tolak Wawancara Palin
Motor Tabrak Mobil, Satu Cedera
Komisi Pemilihan Palembang Pleno
Motivasi Inggris Melawan Kroasia Bukan Balas Dendam
Eva Mendes Ogah Jadi Ibu

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data