Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Pabrik Pengolah Limbah di Bogor Terbakar
Rabu, 09 Maret 2005 | 23:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebuah pabrik pengolahan limbah industri milik PT Pradha Pamunahan Limbah Industri (PPLI), Jalan Citeureup, Desa Nambo, Klapanunggal, Rabu (9/3) pagi terbakar. Hingga malam hari api belum padam.

Puluhan mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan belum mampu memadamkan kobaran api yang berasal dari bahan kimia. Tercatat dua bangunan hangus terbakar.

"Pabrik itu mulai terbakar sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu kami sedang bekerja, tiba-tiba terdengar suara teriakan kebakaran, sewaktu dilihat ternyata pabrik kimia itu terbakar," kata Hendi Oktrian, saksi mata yang juga karyawan PT Maya Perkasa Abadi yang bersebelahan dengan lokasi kebakaran.

Hendi dan teman-temannya sempat melihat puluhan karyawan pabrik itu memadamkan api, tapi api makin besar, bahkan beberapa kali terjadi ledakan. Ia sempat melihat para karyawan itu berlari menyelamatkan diri. Sekitar satu jam setelah kebakaran, sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran berdatangan, namun tidak mampu menjinakan si jago merah. Berkali-kali terdengar ledakan yang diperkirakan dari drum berisi bahan kimia yang terbakar.

Kebakaran yang sempat menjadi tontonan malah disambut gembira oleh warga sekitar pabrik, bahkan mereka bertepuk tangan ketika ada ledakan, karena mereka sejak berdirinya pabrik tersebut pada 1993 sudah sering muncul protes warga tetapi tidak ditanggapi. "Kami bersyukur pabrik itu terbakar sendiri, kerena kami yang merasakan dampak polusinya," kata Makmun, salah satu warga setempat.

Warga lain mengatakan limbah yang ada di pabrik tersebut sudah lama menggunung, ada yang padat dan cair, bahkan ada yang dikubur di tanah. "Terus terang kami takut limbah tersebut terus mencemari air kami," keluh Tatang, warga Nambo.

Presiden Direktur PT PPLI, Edward A Corcoran, menyatakan, pihaknya belum bisa memberikan komentar banyak tentang penyebab kebakaran yang menghanguskan dua dari lima bangunan di atas tanah seluas 53 hektare itu. "Kami belum tahu kerugian berapa, karena kami masih sibuk menyelamatkan dokumen dan memadamkan api, termasuk mengevakuasi karyawan," ujar Edward.

Wakil kepala Polres Bogor, Komisaris Rastra Gunawan, didampingi Kepala Polsek Klapanunggal Ajun Komisaris Musimin terlihat di lokasi kejadian, sibuk melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran.

"Kami masih menyelidiki kasus kebakaran itu, apakah memang karena human eror, korsleting listrik atau memang ada motif lain. Pihak puslabfor akan kami datangkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran," ujar Rastra.

Deffan Purnama

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kebakaran tangki minyak bumi di LNG Badak, Kalimantan Timur. [Ardjus; 13D/067/1992; 20030131]. Suasana kebakaran rumah di jalan Petojo Binatu Gg. IV Kelurahan Petojo Utara, Jakarta, (29/04/2001) [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/260/2001; 20010518].
Kebakaran tangki minyak LNG Badak
Kebakaran Rumah di Petojo Binatu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pabrik Cat di Tangerang Ludes Dilalap Jago Merah
Pipa Pertamina di Kompleks Armatim Meledak
Sutiyoso Yakin Persepsi Korupsi Jakarta Akan Membaik
Kondisi Udara Bandara Pekanbaru Masih Mengkhawatirkan
Kapal Bermuatan Minyak Terbakar
Pesantren Putri Cibogo Terbakar
Pasar Sentral Wua-wua Kendari Terbakar
Kantor Kabupaten Kepri Terbakar
70.000 Hektare Hutan di Riau Terbakar Sejak 1997
Pasar Sentral Poso Terbakar
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data