Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Sopir Angkot Tangerang Demo Tolak Trayek Baru
Rabu, 09 Maret 2005 | 10:39 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Ratusan sopir angkutan kota berencana unjuk rasa ke dinas perhubungan Kabupaten Tangerang, Rabu (8/3) karena adanya rencana akan dibukannya trayek baru jurusan Kotabumi - Lippo Karawaci. Menurut para sopir, trayek baru tersebut dari Kotabumi - Sangiang - Jatiuwung - Jatake - Dumpit - Perumahan Harapan Kita - Lippo Karawaci, akan bersinggungan langsung dengan trayek mereka sehingga berdampak pada berkurangnya penghasilan.

Menurut para sopir, trayek baru akan bersinggungan dengan
trayek Kukun - Cimone, Regency - Balaraja (07), Cimone -
Lippo (R 14), Cikokol - Gading - Lippo - Perumnas (R 19),
Cimone - Bitung (01) dan trayek Cikokol - Balaraja
(Elef).

Para sopir mengaku trayek baru tersebut makin memberatkan beban hidup mereka, akibat kenaikan harga bahan bakar minyak. "Tarif baru ini belum tuntas diterima penumpang, kita jadi serba salah. Eh, malah ditambah beban lagi ada trayek baru, mau makan apa kita," ujar Asep, 27 tahun, salah seorang sopir jurusan Cimone-Balaraja.

Sementara itu Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda)
Kabupaten Tangerang, M Fauzi Siregar, mengungkapkan
adanya gejolak berkaitan trayek baru tersebut, lebih
bernuansa politis. Karena trayek yang akan bersinggungan
hanya rute R-08 dan R-15. Itupun hanya dua ratus sampai tiga ratus meter. "Ini telah dibenarkan aturan yang ada," kata Fauzi. Dan menurut Fauzi, justru pengemudi R-15 dan R-08 sudah mengerti dan tahu aturannya.

Joniansyah



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kaum Perempuan Tolak Kenaikan Harga Minyak
Hotel Merdeka Kediri Dipergoki Mencuri Air PDAM
Ongkos Produksi Padi Naik 10-20 Persen
Pemerintah Harapkan APBN-P Dapat Diajukan April
Dewan Putuskan Tarif Angkutan Naik 14 Persen
Gubernur DKI Bahas Kenaikan Tarif Angkutan
Harga Barang di Pasar Modern Masih Stabil
DPRD NTB Bentuk Pokja
Enam Mahasiswa Kudus Bertahan Mogok Makan
Tarif Angkutan Umum di Jabar Naik 20 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah
Menteri Pendidikan Tak Percaya Pengaduan Guru Kontrak di Sabah
Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek
Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data