|
Jakarta
Suku Dinas Perhubungan Pantau Tarif Bus di Blok M
Selasa, 08 Maret 2005 | 16:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:20 personel dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan turun ke lapangan untuk memantau tarif angkutan bus yang melalui Terminal Blok M. Kepala Pengendalian Lalulintas Angkutan Suku Dinas Perhubungan Budiono mengatakan, petugas perhubungan memantau dengan pakaian biasa. “Mereka turun sebagai intel dan tidak mengenakan pakaian dinas,” ujarnya, Selasa (8/3).
Pemantauan ini akan mereka lakukan secara berkala hingga pemerintah mengeluarkan surat keputusan resmi mengenai tarif baru. Para personel itu mulai turun sejak pukul 10.00 WIB dan akan kembali ke terminal sekitar pukul 17.00 WIB. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya akan mereka laporkan kepada atasan mereka di Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
Inisiatif menurunkan personel, menurut Kepala Regu Operasional terminal Blok M Revi Zulkarnaen, muncul setelah mereka menerima laporan dari warga yang menyatakan bahwa beberapa awak angkutan bus sudah menaikkan tarif. "Kami perlu bukti dengan turun langsung," katanya. Hal ini juga sebagai solusi, karena banyak warga yang malas melaporkan ke posko pengaduan kenaikan tarif yang ada di terminal blok M.
Pada pemantauan tersebut, menurut Revi, para personel akan bertingkah seperti penumpang biasa. "Mereka tidak akan membayar dengan uang pas, biar diketahui, berapa uang yang dikembalikan awak bus," katanya.
Jika ternyata ada kenaikan, para personel tersebut akan mencatat nomor trayek dan jurusan bus, nomor kendaraan, waktu kejadian, dan jumlah kenaikan tarif. Selanjutnya, laporan akan direkapitulasi di kantor. "Sanksinya tergantung Dinas Perhubungan," katanya.
Budiono yang dihubungi melalui telepon, menambahkan, bahwa tiga laporan kenaikan ilegal sudah mereka terima. Diantaranya adalah Metromini 72 jurusan Blok M - Ciledug yang menaikkan tarif sebesar Rp 300 menjadi Rp 1.500, dan bus Bianglala yang sebelumnya Rp 1.100 menjadi Rp 1.500.
suliyanti pakpahan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|