|
Jakarta
Tanggul Citarum Masih Aman
Selasa, 08 Maret 2005 | 12:39 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi: Kondisi sabuk (tanggul) Sungai Citarum yang pernah rusak, kini dinyatakan aman dan mampu menangkal kemungkinan ambles atau tanah longsor. Apalagi, pada Maret ini curah hujan di daerah tangkapan Citarum, yaitu sekitar Jonggol sudah berkurang. Hal itu dikatakan Asisten Teknik Pengawasan Wilayah Sungai Citarum, Sudady, Selasa (8/3).
Prakiraan munculnya bencana lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor akibat kondisi alam di sepanjang Sungai Citarum, tahun ini tidak akan terjadi. "Beda dengan Sungai Cikeas-Kali Bekasi yang daerah tangkapannya di Bogor. Kalau di Bogor kemungkinan curah hujan masih tinggi," tutur Sudady, Selasa (8/3).
Tanggul Sungai Citarum yang beberapa waktu lalu dinyatkan rawan jebol, sudah diperbaiki di beberapa bagian. Titk-titik di bentangan tanggul yang kritis, sudah tidak ada lagi. "Memang masih ada yang rusak, tapi yang kritis sampai terancam ambles sudah tidak ada," ujar dia saat ditelepon Tempo.
Sungai Citarum yang mengalir dari Kabupaten Karawang ke Kabupaten Bekasi, melintasi Kecamatan Pabayuran, Kecamatan Cabangbungin dan Kecamatan Muaragembong. Wilayah ini dikenal sering meluap dan mengakibatkan banjir besar. Bila meluap, air akan terperangkap di ribuan hektare sawah dan merendam ribuan rumah warga.
Siswanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|