Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Tangerang Butuh Lebih Banyak Kartu Kesehatan untuk Rakyat Miskin
Jum'at, 04 Maret 2005 | 17:29 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang: Pemerintah tingkat desa meminta penambahan Kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (JPKMM) dari dana kompensasi pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut mereka, kuota JPKMM untuk masyarakat miskin yang diberikan per desa 100 orang, masih sangat kurang karena jumlah warga miskin masih sangat banyak. Misalnya, di desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang saat ini terdapat 1.000 warga miskin dari 9.000 penduduk yang ada. "Kami ingin kuota kartu JPKMM untuk warga miskin di Kronjo bisa ditambah," ujar kepala Desa Kronjo, Sutrisno, Jumat (4/3).

Menurut Sutrisno, pihaknya bingung dalam menentukan siapa
warga miskin yang diprioritaskan sesuai dengan kuota
tersebut. Karena sebagian besar masyarakat di daerah
pantai Utara Kabupaten Tangerang hidup dalam kekurangan
dan tergolong miskin.

Sekretaris Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Jaenal Arifin
mengatakan, pihaknya telah selesai mendata warga miskin
yang berhak mendapatkan kartu JPKMM. "Saya tidak ingat
jumlahnya, waktu itu langsung diserahkan ke Puskesmas.
Kita sendiri belum tahu persis berapa kuota untuk desa
Sukatani," kata Arifin.

Pendataan warga miskin melibatkan puskesmas dan masing-masing ketua RT. Laporan dari para ketua RT, sebagian besar masyarakat ingin mendapatkan JPKMM. "Kami berharap dan menginginkan JPKMM dalam jumlah besar," katanya.

Joniansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Jemuran pakaian para korban penggusuran di Tanjung Duren, Jakarta, Senin, 6 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; k19A/456/2003; 20031006]. Seorang anak kecil melepas dua ekor burung dengan latar sebuah apartemen di reruntuhan bangunan bekas penggusuran Tanjung Duren, Jakarta, 6 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; K19A/456/2004; 20040123].
Jemuran Pakaian Korban Penggusuran
Anak Kecil Melepas Burung Terbang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

400 Industri Rumah Tangga Kediri Terancam Bangkrut
Pemerintah Harus Segera Tetapkan Tarif Baru Angkutan Umum
Pencabutan Ijin Trayek Bukan Gertak Sambal
"Kampanye Pemerintah Soal Penerima Subsidi BBM Menyesatkan"
Prosedur Penyaluran Dana Kompensasi Belum Jelas
Perguruan Tinggi Ikut Awasi Alokasi Dana Kompensasi Subsidi BBM
Pemerintah Tangerang Tetapkan Empat Kriteria Penerima Subsidi BBM
Tujuh Fraksi DPR Usul Hak Angket
Perusahaan Bus di Jambi Naikkan Tarif
Angkutan Umum di Palembang Mogok
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Sosial
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data