Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depok

Harga Kebutuhan Pokok Kota Depok Mulai Naik
Kamis, 03 Maret 2005 | 16:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menyusul kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), beberapa harga kebutuhan pokok di kota Depok mulai merangkak naik. Barang terebut di antaranya beras, gula, minyak goreng curah, daging sapi, bawang merah, dan cabe merah keriting.

Dari pemantauan yang dilakukan oleh Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) kota Depok, kenaikan harga berkisar antara Rp 200 hingga Rp 4700. Harga gula pasir sebelum kenaikan BBM, 28 Februari 2005, adalah Rp 5500, hari ini harganya Rp 6000. Beras IR 64 II sebelumnya Rp 3400, kini Rp 3600. Minyak goreng curah, sebelumnya Rp 4600, kini 5500. Kenaikan tertinggi adalah harga cabe merah keriting, sebelumnya Rp 9300, kini Rp 14000.

Namun, ada juga beberapa barang yang relatif stabil, seperti tepung terigu, telur ayam negeri, dan susu. Harga beberapa barang bahkan turun, diantaranya daging ayam.

Kepala seksi perdagangan dalam negeri Disperindag kota Depok, Amanullah Sarwi, menyatakan, stabilnya harga tersebut karena kenaikan harga telah terjadi sebelum harga BBM naik akibat faktor cuaca dan distribusi barang. "Kenaikan harga mungkin akan lebih terasa satu minggu setelah BBM naik," katanya kepada Tempo di kantornya, Depok, Kamis (3/3).

Sarwi juga menyampaikan, sejak 1 Maret, pihaknya setiap hari melakukan pemantauan ke pasar tradisional, pasar modern, dan toko-toko grosir yang ada di Depok. "Hal ini untuk menghindari spekulasi penimbunan barang yang mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga secara tajam," ujarnya.

Dari pemantauan tersebut, Sarwi menyatakan hingga kini tidak terjadi sspekulasi di kota Depok. Semua stok barang masih tersedia di pasar dengan stok yang cukup. "Belum ada barang yang langka, termasuk minyak tanah," katanya. Dari pengamatan Tempo, belum ada antrian atau warga yang kesusahan mencari minyak tanah.

suliyanti pakpahan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (kiri) saat melakukan peninjauan tingkat keamanan di berbagai hotel dan mal untuk mengantisipasi adanya teror bom, Jakarta, 16 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K18A/291/2003; 20031029]. Satuan polisi Pamong Praja DKI Jakarta saat di mobil patroli, Jakarta, Maret 2001 [ TEMPO/ Bernard Chaniago; 32D/139/2001; 20010314].
Sutiyoso
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

SK Kenaikan Belum Turun, Sejumlah Angkutan Mogok
Wali Kota Tangerang Perintahkan Lurah dan Camat Awasi Penimbun BBM
Hrga BBM Naik, Nelayan Semakin Sengsara
Sentra Industri Tahu Banyumas Terancam Gulung Tikar
Nelayan Jember Mulai Jual dan Gadaikan Barang
Tak Mampu Beli Solar, Nelayan Tulungagung Berhenti Melaut
Mahasiswa dan Sopir Angkot Sandera Mobil Tangki BBM
Sopir Naikkan Tarif Sepihak
Tarif Baru Belum Ada, Sopir Terus Mogok
Mahasiswa Tagih Janji Kampanye Perubahan SBY
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No. 34 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara RI Jakarta
PP RI No.63 Thn 2002 Tentang Hutan Kota
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
PD Pasar Jaya
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data