Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depok

Tol Cinere-Jagorawi Akan Dibangun Sejajar Jalur Pipa Gas Alam
Rabu, 02 Maret 2005 | 23:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pembangunan jalan tol di Kota Depok pada 2006 akan menggusur beberapa perumahan penduduk. Kepala Sub Bidang Infrastruktur dan Tata Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Uus Mustari, menyatakan, rencana pembangunan jalan tol Cinere-Jagorawi akan dibuat sejajar dengan jalur pipa gas alam, tepatnya 60 meter sebelah utara jalur pipa.

Menurut Uus, jalan tol Cinere-Jagorawi ini akan memakan lahan selebar 50 meter dan panjang 14 km. Berdasarkan pengamatan Tempo, jalur tol ini akan melewati beberapa perumahan penduduk, di antaranya perumahan di Kampung Kukusan, kompleks kampus Universitas Indonesia, Perumahan Kelurahan Bakti Jaya, Kompleks Taman Duta, Kantor Lurah Cisalak, Kompleks Pertamina, dan perumahan di Jalan Anggrek.

Namun, Uus menyatakan bahwa Bappeda hanya menyiapkan rancangan dasar dengan tingkat kepastian 90%. "Yang menetapkan rancangan detilnya adalah Departemen Pekerjaan Umum," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/3).

Saat ini, proyek tol tersebut masih berada dalam proses tender. Sambil menunggu tender selesai, Departemen Pekerjaan Umum, menurut Uus, akan melakukan pemetaan dengan foto satelit untuk mengetahui lebih rinci jalur tol yang akan dibangun. "Kepastian lahan yang akan dilewati jalur tol akan diketahui setelah Departemen Pekerjaan Umum selesai melakukan penelitian," katanya.

Hingga saat ini, Bappedda belum melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Mereka baru melakukan antisipasi dari segi perijinan. "Kami tidak mengeluarkan ijin bagi pengembang yang ingin membangun di daerah rencana jalur tol," kata Uus. Ia menambahkan, bahwa pihaknya senantiasa melakukan konsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok.

Menurut Uus, Bappeda kemungkinan besar akan ikut membebaskan sebagian kecil lahan. "Nanti tinggal hitung-hitungan. Kan untuk pemasukan kota Depok juga," ujarnya.

Mengenai pintu masuk tol, Uus menyatakan bahwa Bappeda tidak akan merekomendasikan pintu masuk di Jalan Margonda. "Kalau dibuka, kemacetan di Margonda tidak akan teratasi, malah mungkin menjadi semakin macet," katanya.

Untuk tol Cinere-Jagorawi, pintu masuk akan dibuat di tiga tempat, yaitu di Cinere, perempatan Jalan Raya Bogor, dan di tol Jagorawi. Sementara, tol Sawangan-TB Simatupang, mereka berencana membuat pintu tol di Sawangan, di pertemuan tol Cinere-Jagorawi dan di tol T.B. Simatupang. "Namun, tidak tertutup kemungkinan akan dibuat bukaan baru," ujarnya menambahkan.

Suliyanti Pakpahan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, kembalikan hak kelola tol kpd negara di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Kembali Tender Jalan Tol Mei-Juni 2005
Pasuruan Investasi Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Warga Minta Pemda Transparan Soal Tol Depok
Darmaningtyas: Tol Depok Hanya Untungkan Industri Otomotif
Jasa Marga Mulai Garap Empat Proyek Tol September-Oktober
CMNP Ikut Tender Tol Depok-Antasari dan Cinere-Jagorawi
Bank Mandiri Sediakan Rp 5 Triliun untuk Proyek Jalan Tol
JORR Ulujami-Veteran Selesai Tepat Waktu
Meski Akan dibangun Jalan Terusan, Warga Tetap Pilih KRD
Jasa Marga Rugi Besar Akibat Molornya Proyek JORR
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk83 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah
Menteri Pendidikan Tak Percaya Pengaduan Guru Kontrak di Sabah
Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data