|
Jakarta
Polda Tangkap Lagi Satu Perampok Kelompok Medan
Rabu, 02 Maret 2005 | 15:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Resesse mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap lagi satu orang anggota perampok kelompok Medan (kelompok yang sering mengenakan golok, pisau, dan gunting dengan sasaran rumah). "Anggotanya ada lima orang yang belum tertangkap satu orang berinisial SPY," ujar Kepala Satuan Resmob, Kompol Tomsi Tohir kepada wartawan, Rabu (2/3).
Sopyan Batubara, (28 tahun) tertangkap pada 22 februari 2005 di depan Citra Land Jakarta Barat. Sedangkan tiga orang anggota yang lain, Roman Junai Purba (Ketua Kelompok), Lampu Siregar, dan Mangasa Sihotang (sebagai supir) sudah tertangkap terlebih dahulu. Ketiganya kini sudah diserahkan ke Kejaksaan beserta barang buktinya.
Aksi perampokan yang dilakukan kelompok ini terjadi pada Sabtu (10 Juli 2004) lalu, pada pukul 04.15 WIB. Dalam aksinya, mereka selalu membekali diri dengan peralatan golok, pisau dan gunting, dan mengincar rumah-rumah sebagai sasarannya.
Kelima orang itu mengendarai sedan Honda Accord warna ungu metalik sewaan. Melaju dari cengkareng masuk tol kemudian keluar di Pondok Indah menuju Cilandak kemudian menuju jalan Bangka 8A yang ternyata buntu. Ketika perampok memutar kendarannya, mereka melihat satpam penjaga rumah di Jalan Bangka 8A no 14 Rt 01/12 Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prampatan sedang tertidur lelap. Mendengar suara mobil yang dikendarai kawanan tersebut satpam yang bernama Bahrudin 46 tahun terbangun.
Pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada Satpam tersebut. Satpam itupun keluar pagar dan memberikan petunjuk yang ditanyakan oleh pelaku.
"Satpam itu kemudian diikat dan dimasukkan ke jok belakang sedan dan dibuang di tol di daerah Cibubur," papar Tomsi. Lucunya satpam tersebut diberi uang Rp 20.000 untuk ongkos pulang oleh pelaku.
Empat orang anggota kelompok tersebut masuk ke rumah dan meringkus seluruh penghuninya di dalam satu kamar. Termasuk pemilik rumah Sarfuan dan Emiria KR dan ketiga anak mereka serta pembantu.
Kawanan perampok tersebut berhasil mencuri beberapa barang berharga yang kini dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian. Barang yang dicuri tersebut diantaranya satu unit Handicam merek Sharp, tiga HP, satu laptop, satu kamera digital merek Canon, sejumlah perhiasan emas, uang tunai Rp 13 juta, uang asing senilai Rp 11 juta, tiga kartu ATM, dua kredit card, serta empat buah jam tangan merek Swatch Rolex, Chopart, dan Dunhil.
ndriani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|