Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Selatan

Jika SK Gubernur Tak Turun, Puluhan Sopir Angkutan Umum Mengancam Demo
Rabu, 02 Maret 2005 | 12:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Keputusan pemerintah menaikkan Bahan Bakar Minyak sebesar 30 persen pada Selasa (1/3) akan disambut dengan demonstrasi oleh para sopir angkutan umum. Puluhan pengemudi angkutan 106 jurusan Parung-Lebak Bulus, yang ditemui Tempo saat istirahat makan siang di Terminal Lebak Bulus mengancam akan demonstrasi atau mogok jika sampai hari ini Surat Keputusan Gubernur soal penyusaian tarif angkutan belum turun. Hingga kini, menurut Cipto, salah seorang sopir, mereka belum menaikkan tarif angkutan. "Kami akan tunguu SK Gubernur itu. Kalau tak juga turun apa boleh buat kami akan demo," katanya mengancam.


Sejak pemerintahan Megawati, Cipto perwakilan pengemudi mengatakan ongkos angkutannya sebesar Rp 2.200 belum naik. "Kalau sekarang, mau tidak mau harus naik," katanya disambut teriakan setuju dari teman-temannya.

Hingga hari ini, setoran mereka tetap Rp 120 ribu per hari. Dengan naiknya BBM, uang yang mereka bawa pulang otomatis berkurang, bahkan mereka harus nombok. "Daripada gulung tikar, mending di rumah saja istirahat," kata Cipto. Mereka berharap, kenaikan tarif bisa mencapai Rp 2.700 hingga Rp 3.000.

Berbeda dengan 106, pengemudi angkutan lain, baik mikrolet, metromini maupun kopaja memilih sabar menunggu keputusan Gubernur. "Kalau mogok, kami juga yang rugi," kata Murdalin, pengemudi Kopaja 615 jurusan Lebak Bulus-Slipi. Pengurus P.O Debora jurusan Depok-Kali Deres juga mengatakan masih menunggu keputusan dari Departemen Perhubungan. "Setoran belum kami naikan," kata Adiso, salah seorang pengurus. Debora baru akan mengeluarkan kebijakan setelah SK tersebut keluar.

Yeni Atriyeni, 20 tahun, warga Lebak Bulus, dan juga pengguna angkutan berharap kenaikan tarif tidak terlalu besar. "Kalau bisa, jangan sampai Rp 500. Harga BBM 30 persen kan ditanggung bersama," katanya.

suliyanti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (kiri) saat melakukan peninjauan tingkat keamanan di berbagai hotel dan mal untuk mengantisipasi adanya teror bom, Jakarta, 16 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K18A/291/2003; 20031029]. Karlina Leksono ditangkap polisi pada protes ibu peduli susu di bundaran HI, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
Sutiyoso
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BEM UI Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM
Mahasiswa UKI Tolak Kenaikan BBM
Dipecat PT.KAI, 171 Satpam Stasiun Gambir Akan Demo
KAMMI NTB Tolak Kenaikan Harga BBM
Ratusan Sopir di Palembang Demonstrasi
Pendemo Ancam Boikot Pertemuan Gubernur Sedunia.
Kepulauan Seribu Bangun Sentra Ekonomi di Pulau Kelapa
Pembunuhan Febrina: Polisi Menolak Membuat Sketsa Pelaku
Penilaian Kinerja BK DPR Diserahkan ke Masyarakat
AM Fatwa: Aparat Jangan Backing Judi
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No. 34 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara RI Jakarta
PP RI No.63 Thn 2002 Tentang Hutan Kota
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
Info Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data